Warga Karanganyar dan Wonogiri Doakan Soeharto

Kompas.com - 20/01/2008, 00:25 WIB

KARANGANYAR, SABTU- Ratusan orang dari Wonogiri, Solo, dan Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (19/1) malam menggelar doa bersama untuk kesembuhan mantan Presiden Soeharto.

Doa bersama yang dipimpin oleh KH Abdul Aziz Machfud dari Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Wonogiri itu berlangsung di Masjid Fatimah kompleks Monumen Jaten. Kompleks ini adalah tempat kelahiran Ibu Tien Soeharto.

Hadir dalam doa bersama tersebut antara lain Kepala Rumah Tangga Dalem Kalitan Solo, Sriyanto Sumanto, Kepala Kantor Pengelola Astana Giribangun Sukirno, dan Bupati Wonogiri Begug Purnomisidi bersama Muspida Pemkab Wonogiri.

Doa bersama diawali dengan bacaan surat Alfatihah sebanyak 11 kali, lalu dilanjutkan dengan membaca asmaul husna, shalawat nabi, dan ditutup dengan doa untuk kesembuhan HM Soeharto.

Menurut Abdul Aziz, Selain untuk mohon kesembuhan Soeharto doa bersama ini dimaksudkan supaya bangsa Indonesia diberi keselamatan lahir batin, bisa mengemban amanat sebagai hamba Allah yang senantiasa dekat dengan-Nya.  

"Secara khusus kita doakan HM Soeharto agar diberikan jalan yang terbaik menurut Allah. Kalau Allah memberikan usia yang panjang mudah-mudahan diberikan kesehatan, dan kalau Allah kiranya menetapkan yang lain semoga beliau menghadap-Nya dengan qusnul qotimah.

"Kita sebagai keluarga, mendoakan bekas pemimpin kita untuk mendapatkan ampunan dari segala dosa dan agar diberikan kesehatan lahir dan batin," Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi yang juga pengelola Monumen Jaten.

Monumen Jaten diresmikan tahun 1992. Di tempat inilah pada hari Rabu Kliwon tanggal 23 Agustus 1923 lahir putri kedua keluarga RM Ng Soemoharjomo yang saat itu menjabat Penewu di Jaten, Soerakarta. Bayi yang diberi nama Siti Hartinah itu kelak kemudian menjadi istri HM Soeharto, Presiden kedua RI. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau