Laporan wartawan Kompas Tommy Trinugroho
TAUPO, MINGGU - Tim A1 Selandia Baru menutup seri kelima Grand Prix A1 di Taupo, Selandia Baru, Minggu (20/1), dengan tampil sebagai pemimpin klasemen.
Pemuncak klasemen sebelumnya adalah Swiss. Mereka terseok di Taupo sehingga gagal mempertahankan posisi dan anjlok ke urutan kedua (80 poin). Sebaliknya, Selandia Baru justru tampil gemilang dan melejit dari urutan ketiga naik ke urutan kesatu klasemen (82 poin).
Upaya Selandia Baru memburu posisi puncak sangat terbantu dengan keberhasilan pembalap mereka, Jonny Reid, memenangi sprint race (14 lap). Swiss malah gagal meraih poin karena pembalap mereka, Neel Jani, mengalami kecelakaan di lap pertama dan tak bisa melanjutkan balapan.
Pada feature race (50 lap), Reid finis keempat. Namun, tentu saja, ia tetap puas karena hasil itu sudah cukup untuk menggusur Swiss.
Feature race dimenangi Jerman. Pembalap mereka, Christian Vietoris, mempertontonkan kepiawaian menghadapi situasi lomba yang beberapa kali “terusik” oleh safety car, tiupan angin kencang, serta kondisi trek yang licin akibat debu.
Tim A1 Jerman menempati posisi keempat klasemen (65 poin). Koleksi poin mereka berselisih 15 angka dengan tim A1 Perancis yang menghuni urutan ketiga.
Tim A1 Indonesia menempati urutan ke-16 sprint race setelah pembalap mereka, Satrio Hermanto, memulai balapan dari posisi start ke-21.
”Satrio meluncur keluar trek gara-gara langsung menggeber mobil setelah periode safety car, padahal ban dan rem belum panas. Dari urutan ke-13, Satrio langsung anjlok ke urutan ke-16,” kata Bagoes Hermanto, pemilik tim A1 Indonesia.
Pada feature race, Satrio gagal melanjutkan lomba. Mobilnya melintir di sebuah tikungan pada lap ke-22. Selain Satrio, ada tujuh tim lain yang kandas, antara lain Malaysia (Alex Yoong), Inggris (Robbie Kerr), dan Australia (John Martin).
”Satrio sudah memperlihatkan waktu lap yang terus membaik, tetapi bagaimana pun, ia masih harus terus menambah jam terbang,” tegas Bagoes kepada Kompas lewat sambungan telepon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang