LONDON, SELASA - Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menurunkan tingkat suku bunganya hingga 75 basis poin Selasa (22/1). Namun penurunan suku bunga tersebut gagal meredam sentimen di pasar saham global yang terpengaruh akibat ancaman resesi di AS. Berita penurunan suku bunga AS ini hanya berhasil secara sementara menahan anjloknya nilai saham global.
The Fed menurunkan tingkat suku bunganya menjadi 3,5 persen satu minggu sebelum menggelar rapat reguler penyusunan kebijakannya.
"The Fed telah dengan jelas menekankan upayanya untuk mengatasi resiko kelesuan ekonomi global akibat ancaman resesi di AS," ujar Matthew Sharrat, ekonom Bank of America di London.
"Kami belum dapat memastikan apakah Fed akan kembali menurunkan tingkat suku bunganya untuk menstimulasi perekonomian AS yang mengalami kelesuan," tambah Matthew Sharrat.
Nilai saham-saham Eropa melonjak lebih dari 1 persen, sebagai respon dari penurunan suku bunga terbaru dari The Fed, sebelum kembali menurun pada pukul 1420 GMT atau 2120 WIB Selasa malam ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang