BI Rate Bisa Turun Hingga 7,5 Persen

Kompas.com - 23/01/2008, 10:38 WIB

JAKARTA,RABU - Bank Indonesia (BI) mempunyai peluang untuk menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) pada semester kedua dan menjelang akhir tahun ini hingga mencapai 7,5 persen dari sebelumnya 8 persen dengan memperhatikan tingkat inflasi.

"BI Rate tahun ini diperkirakan akan turun dua kali pada semester kedua dan menjelang akhir tahun, setelah bank sentral AS (The Fed) menurunkan bunga Fedfund sebesar 75 basis poin menjadi 3,5 persen," kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Rabu (23/1).

Ia mengatakan, penurunan bunga Fed fund yang lebih cepat dari rencana semula membuat pasar saham dunia dan regional menguat, setelah terpuruk akibat kekhawatiran atas gejolak ekonomi AS. Pertumbuhan ekonomi AS makin melambat, akibat kasus krisis gagal bayar kredit sektor perumahan (subprime mortgage) di AS yang membuat ekonominya makin terpuruk dengan inflasi yang terus meningkat. "Kami memperkirakan The Fed akan kembali menurunkan suku bunganya pada tahun ini untuk mendorong pertumbuhan AS yang cenderung menuju resesi," katanya.

The Fed, lanjut dia, akan menurunkan suku bunga dua kali lagi pada tahun ini sehingga berkisar 2,5 hingga 3 persen. "Karena itu, peluang BI untuk menurunkan BI Rate akan semakin besar yang akan mendorong bunga kredit bank juga merosot," ucapnya.

BI, menurut dia, diperkirakan akan menurunkan suku bunganya pada pada bulan Juni atau Juli sebesar 25 basis poin menjadi 7,75 persen dan pada Desember juga 25 basis poin hingga mencapai 7,5 persen. "Penurunan bunga BI Rate itu, diharapkan akan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lebih cepat dan memicu debitor aktif mencari dana pinjaman bank, sehingga fungsi intermediasi perbankan berjalan dengan baik," katanya.

BI akan  menurunkan BI Rate, katanya, apabila inflasi pada tahun ini mencapai kisaran antara 6 sampai 7,5 persen. "Tahun ini merupakan tahun tantangan yang cukup berat, namun pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah," katanya. (ANT/EDJ)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau