KEMATIAN aktor asal Australia Heath Ledger pasti menjadi berita yang mengejutkan kalangan perfilman dunia. Di usianya yang baru 28 tahun, Ledger mulai diperhitungkan sebagai salah satu bintang berbakat di Hollywood. Sayangnya, sinar itu meredup sebelum benar-benar bersinar.
Ledger cilik mengawali debutnya di Perth, Australia dalam pentas teater lokal sebagai Peter Pan. Pementasan saat ia berusia 10 tahun itu menjadi debut pertamanya di bidang akting. Selang enam tahun kemudian, Ledger mendapat kesempatan untuk membintangi film independen di Sydney. Kemudian, setelah melewati sejumlah film serupa yang disiarkan di jaringan televisi Australia, pemuda kelahiran 1979 ini pun mencoba peruntungannya dengan hijrah ke Los Angeles. Saat itu usianya masih 19 tahun.
Benar saja, keberuntungan pun lantas menghinggapinya. Ia mendapat peran dalam sebuah film remaja, yang kemudian mengangkat namanya, "10 Things I Hate About You." Setelah itu tawaran untuk membintangi film serupa pun berdatangan. Namun, Ledger memilih untuk tidak menerimanya. Ia berpandangan, tak akan melakukan sesuatu yang tak disukai. "Itu bukan keputusan yang berat buat saya, meski menjadi berat bagi orang-orang di sekitar saya untuk mengerti itu," kata Ledger dalam sebuah wawancara tahun 2001.
Sejak itu, ia semakin mahir dalam memilih peran yang tidak hanya mengandalkan tampangnya. Buktinya, sutradara sekelas Mel Gibson pun meminangnya. Mereka sukses membintangi film laga the Patriot. Sukses ini disusul dengan film "Monster's Ball" yang kemudian membuahkan piala Oscar bagi pemeran utamanya, Halle Berry.
Film pertama yang menjadikannya pemeran utama adalah "A Knight's Tale". Film tersebut tergolong sukses di box office, meski selanjutnya ia kerap terkesan salah memilih film. Sebutlah "The Order", "Four Feathers" dan "Ned Kelly" yang kurang bergaung. Namun kalau toh itu disebut kesalahan, maka Ledger telah menebusnya dengan sukses film "Brokeback Mountain" karya sutradara Taiwan, Ang Lee.
Sejak film tersebut dirilis, nama Ledger mulai diperhitungkan, dan masuk ke jajaran bintang muda papan atas. Ini adalah buah dari totalitasnya untuk menerima peran kontroversi sebagai seorang gay yang dipasangkan dengan aktor muda lainnya, Jake Gyllenhaal. Disinilah namnya masuk dalam nominasi Oscar sebagai Aktor Pemeran Utama Terbaik, meski akhirnya ia harus mengaku kalah dari sesama aktor, Philip Seymour Hoffman.
Semenjak itu, ia mendapat banyak tawaran film-film berkualitas. Seperti "I'm Not There" yang menceritakan tentang penyanyi legendaris Bob Dylan. Dalam film ini ia disandingkan bersama aktor-aktor besar seperti Cate Blanchett, Christian Bale, dan Richard Gere. Dalam pengumuman nominasi Oscar tadi malam, Cate Blanchett diganjar nominasi dalam film tersebut sebagai Aktris Pendukung Terbaik.
Proyek besar berikutnya, datang dari sekuel film "Batman Begins" berjudul "The Dark Knight". Pada film ini ia kembali dipertemukan dengan aktor asal Wales, Christian Bale. Ledger berperan sebagai musuh Batman, The Joker. Aktor-aktor lainnya yang terpilih membintangi sekuel film yang ditunggu-tunggu penggemar Batman ini, tidak sembarangan. Sebut saja seperti Morgan Freeman, Michael Caine, dan Gary Oldman. Sayangnya, Heath keburu meninggal dunia sebelum film ini dirilis pada tanggal 18 Juli tahun ini. Sehingga ia tidak sempat melihat reaksi para fans Batman yang sangat antusias dalam film arahan sutradara Christopher Nolan tersebut. (TFT/GLO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang