Jalur Semarang-Demak-Kudus Rusak Parah

Kompas.com - 23/01/2008, 17:45 WIB

SEMARANG, RABU – Kerusakan jalan di kawasan pantura Jawa Tengah, terutama mulai Karangnyar, Kabupaten Demak sampai Kudus sepanjang lebih dari 25 kilometer semakin parah. Kondisi jalan tersebut tidak hanya mulai banyak berlubang-lubang melainkan juga jalan tidak rata dan bergelombang. Lubang jalan rata-rata sedalam 2-6 sentimeter itu, baik sisi arah Kudus menuju Demak maupun Demak menuju Semarang dan sebaliknya menyebabkan antrian kendaraan setiap hari.
 
Sejumlah pegawai Pemkab Demak maupun Pemkab Kudus yang ditemui di Semarang, Rabu (23/1) menuturkan, kerusakan jalan di sisi kanan dan kiri jalan itu menyebabkan antrian panjang kendaraan tiap pukul 09.00 sampai 11.00 serta pukul 15.00 hingga 18.00. Pada jam-jam itu volume kendaraan bertambah karena saat itu orang berangkat kerja maupun pulang kerja.
 
“Tadi pagi kami sempat terjebak antrian dan sempat macet dalam antrian panjang di ruas Gajah-Demak. Jarak Demak-Semarang yang berjarak kurang lebih 60 kilometer, semestinya bisa ditempuh satu jam kini rata-rata kini bisa lebih dari 1,5 jam,” kata Dahuri, karyawan pemkab Demak yang tugas ke Semarang.
 
Menurut Taryono, pegawai dari Kudus, kerusakan jalan itu sudah berlangsung sejak Desember 2007 namun sampai menjelang akhir Januari 2008 ini masih belum ada perbaikan total.

Upaya perbaikan masih dilakukan hanya pelapisan, yang kembali cepat rusak ketika diterjang hujan deras. Ruas Kudus-Demak rusak pada beberapa kilometer menjelang kota Kudus. ”Kami berharap perhatian pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan. Sudah banyak pengendara motor jadi korban, terjatuh ketika melindas lubang atau terpeleset saat hujan deras di jalan rusak. Jalan negara itu mirip dakon, permainan kayu berlubang-lubang untuk mainan anak-anak perempuan,” tutur Taryono. (WHO)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau