MEDAN, KAMIS - Koalisi delapan partai politik mengajukan Wali Kota Pematang Siantar RE Siahaan berpasangan dengan Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Utara Suherdi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara. Koalisi delapan partai politik terdiri Partai Damai Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, Partai Buruh Sosial Demokrat, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan, Partai Pelopor, dan Partai Persatuan Daerah.
Pasangan RE Siahaan dengan Suherdi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) sekitar pukul 15.00. Mereka diterima langsung Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution dan Anggota KPU Sumut Divisi Pencalonan Jumiran Abdi.
Dari delapan parpol, yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut hanya hanya Partai Damai Sejahtera (PDS) sebanyak lima kursi dan Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Pelopor dan Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD) masing-masing sebanyak satu kursi. Namun total gabungan suara koalisi delapan parpol ini meraup 989.288 atau sekitar 15 persen dari total suara hasil pemilu legislatif di Sumut tahun 2004 sebanyak 5.248.681.
Pendaftaran pasangan Siahaan-Suherdi ini juga dihadiri wakil kedelapan parpol yang berkoalisi antara Ketua DPD PDS Sumut Toga Sianturi, Ketua DPW PKB Sumut Marwan Dasopang dan Ketua DPD PIB Sumut Elbiner Silitonga.
Siahaan mengaku sangat optimistis bisa memenangkan pemilihan Gubernur Sumut. Pemilihan pasangannya dengan Suherdi yang juga merupakan Ketua DPW Pujakesuma (Putera Jawa Kelahiran Sumatera) Sumut, diharapkan bisa meraup suara etnis Jawa yang merupakan salah satu kelompok etnis besar di Sumut. “Saya yakin kami bisa meraup 35 persen suara,” ujar Siahaan.
Siahaan mengungkapkan latar belakang pasangan yang sangat “pelangi” membuatnya yakin bisa unggul dari pasangan lainnya. Latar belakang Siahaan yang beragama Kristen dan beretnis Batak, serta Suherdi yang berasal dari etnis Jawa dan beragama Islam, diyakini mampu meraup banyak suara pemilih. “Saya yakin dengan kondisi masyarakat Sumut yang sangat majemuk, pasangan pelangi seperti kami ini bisa menang,” kata Siahaan.
Menurut Siahaan, meski dia masih menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pematang Siantar, namun pencalonannya melalui parpol lain tak terlalu dimasalahkan partainya. “Saya sudah secara resmi memberitahu salah satu Ketua DPP Partai Demokrat, Saudara Jhony Allen Marbun,” katanya.
Namun dia tak menjawab saat ditanya apakah pencalonannya mendapat restu dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Partai Demokrat sendiri hingga pukul 16.30 belum mengambil formulir pendaftaran dn mengajukan calon pasangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang