Bantuan untuk Korban Banjir Masih Menumpuk di Posko

Kompas.com - 25/01/2008, 08:46 WIB

SOLO, JUMAT - Bantuan logistik untuk korban banjir, hingga sekarang masih menumpuk di Posko Induk Penanggulangan Banjir Loji Gandrung (kantor Walikota), Kota Surakarta.  "Mulai besok bantuan itu akan dibagi-bagikan kepada warga yang masih memerlukan," kata Walikota Surakarta, Ir. Joko Widodo, di Solo, Jumat.

Stok logistik yang masih menumpuk itu, antara lain berupa mi instan 1.624 dos, beras 4,5 ton, dan susu 114 dos, sedangkan bantuan berupa uang kurang lebih Rp900 juta.

Untuk sementara, kata dia, bantuan berupa uang belum dibagikan. "Kalau dibagi-bagikan, mereka akan mendapatkan uang relatif sedikit," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan menggunakan dana itu untuk perbaikan fasilitas umum di 12 kelurahan yang rusak akibat terkena banjir pada tanggal 26 Desember 2007.

Menyinggung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melakukan audit bantuan korban banjir, Joko Widodo membenarkan institusi itu melakukan audit. Walikota justru mempersilakan BPK melakukan audit bantuan korban banjir.

"Ini sangat baik dalam rangka transparasi agar masyarakat yang ikut membantu korban banjir mengetahui penggunaan bantuan itu," katanya.

Menyinggung para korban banjir yang ada di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo, dia mengatakan, semuanya akan direlokasi. Soal tempat, pihaknya masih mencarikan lokasi untuk mereka.

Ia menegaskan, relokasi untuk para korban banjir itu tetap dilaksanakan. "Kami masih menunggu dana dari pusat, dan secara prinsip pusat bersedia membantu untuk relokasi ini," katanya. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau