Laporan wartawan Kompas Anita Yossihara
SERANG, MINGGU- Puluhan santri, ustadz, serta tokoh masyarakat Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Minggu (27/1) petang, berkumpul di Pondok Pesantren As Syamsiyah untuk melakukan Shalat Ghaib. Shalat dilakukan untuk mendoakan mantan presiden Suharto yang wafat, siang tadi.
“Karena kondisi kami jauh dari jenazah Pak Harto, maka sebagai sesama muslim kami mendoakan dengan cara melakukan Sholat Ghaib bersama-sama. Sebagai sesama muslim, kami turut berdoa agar arwah almarhum bisa diterima di sisi-Nya,” kata Kiai Haji Samsuri, pengasuh pondok pesantren.
Dihubungi melalui telepon, para kiai di Pandeglang meminta agar masyarakat Indonesia memaafkan segala kesalahan mantan presiden RI ke-2 tersebut. “Akan lebih bijak, bila masyarakat Indonesia memaafkan Almarhum Bapak HM Suharto,” ujar Kiai Haji Asror, pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, Kadutomo, Kecamatan Jiput, Pandeglang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang