Sidang Gugatan Perdata Soeharto Dilanjutkan Pekan Depan

Kompas.com - 28/01/2008, 20:14 WIB

JAKARTA, SENIN-Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan untuk menunda persidangan gugatan perdata terhadap (alm) mantan Presiden Soeharto dan Yayasan Supersemar. Persidangan akan ditunda selama seminggu karena suasana masih berkabung.

"Agendanya, persidangan akan dilakukan pada hari Selasa besok. Atas petunjuk ketua (PN Jaksel/ Zahrul Rubain), persidangan ditunda selama tujuh hari. Penundaan karena suasana masih berkabung," tegas Humas PN Jakarta Selatan Efran Basyuning kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/1).

Dijelaskan Efran, agenda persidangan sebenarnya sudah memasuki tahap penyampaian kesimpulan dari kedua belah pihak. Dalam gugatan ini Soeharto menjadi tergugat pertama.

Efran yang juga menjadi anggota majelis hakim dalam gugatan tersebut menegaskan, pembuktian dan pemeriksaan saksi sudah tuntas. Agenda persidangan para hari Selasa, yakni tinggal menyampaikan kesimpulan.

Dan setelah itu, majelis hakim akan mengambil keputusan apakah gugatan dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang mewakili pemerintah bisa dikabulkan atau tidak.

Secara terpisah, anggota JPN Yoseph Suardi Sabda memperkirakan, majelis hakim akan menunda persidangan. "Besok (Selasa, 29/1) akan digelar sidang lanjutan. Tapi saya memperkirakan sidang itu akan ditunda karena tergugat I (Pak Harto) wafat. Oleh karena hal tersebut, maka kita menunggu kuasa hukum baru dari tergugat I," ujar Yoseph. (Persda Network/Yulis Sulistyawan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau