Wiranto : Soeharto Tegas, Berani Ambil Risiko dan Konsekuen

Kompas.com - 28/01/2008, 21:51 WIB

KARANGANYAR, SENIN - Selama 32 tahun memerintah Indonesia, mantan Presiden Soeharto memimpin negeri ini dengan tegas, berani ambil risiko,dan konsekuen namun mempunyai kepedulian tinggi terhadap rakyat.

"Pak Harto selalu bertindak tegas dalam mengambil keputusan. Setiap ada masalah yang dikonsultasikan kepada beliau, kurang dari satu hari sudah ada keputusan," Demikian ungkap mantan Pangab era pemerintah Soeharto dan B.J. Habibie seusai menghadiri pemakaman Pak Harto di Astana Giribangun Karanganyar, Senin.

Menurut mantan Menkopolkam era pemerintah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, setiap ada persoalan yang dikonsultasikan kepada Pak Harto tidak pernah mengambang terlalu lama, apalagi sampai tidak ada keputusan untuk menyelesaikan persoalan itu.

"Pak Harto tidak pernah menunda-nunda pekerjaan dan kepeduliannya sangat tinggi terhadap rakyat. Pernah mobil iring-iringan Pak Harto mau masuk tol, aparat keamanan menghentikan terlebih dahulu mobil lain. Namun Pak Harto nggak mau. Pak Harto ingin seperti rakyat biasa, yakni membayar`saat masuk tol," kenang Wiranto yang pernah menjadi ajudan Pak Harto selama 3 tahun itu.

Bahkan, kata Wiranto yang kini menjadi Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Pak Harto memiliki sikap toleransi yang cukup tinggi, baik itu sebagai pemimpin maupun negarawan.

Wiranto mengungkapkan, Pak Harto pernah memberi nasihat kepadanya agar tidak takut menghadapi risiko dalam mengambil suatu keputusan jika suatu`saat menjadi pemimpin.

"Pemimpin itu harus tegas, berani ambil risiko, dan konsekuen. Jika tidak bisa bertindak seperti itu jangan menjadi pemimpin. Namun jangan sekali-kali mengabaikan rakyat," katanya menjelaskan nasihat Pak Harto.

Karena itu, kata Wiranto yang pernah menjadi KSAD, simpati yang luar biasa berdatangan dari rakyat saat Pak Harto menderita sakit hingga meninggal dunia.

Hal itu membuktikan rakyat tidak pernah melupakan jasa-jasanya yang besar terhadap negara dan bangsa Indonesia, kata Wiranto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau