MADRID, RABU - Penampilan Bojan Krkic bersama Barcelona benar-benar menakjubkan. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, dia sudah menunjukkan kualitasnya sebagai calon pemain bintang.
Tak heran, Luis Aragones kepincut memasukkan nama pemain berbakat itu ke skuad timnas Spanyol untuk menghadapi pertandingan ujicoba melawan Perancis pada pekan depan. Pelatih tim Matador itu punya alasan lebih khusus lagi, agar Bojan tak "direbut" oleh Serbia.
"Dia baru 17 tahun, tapi telah membuat kemajuan yang luar biasa. Dia sangat berkualitas, dan akan menjadi pemain yang hebat," ungkap Aragones kepada harian olahraga, AS, Rabu (30/1).
"Ya, kami harus segera memanggilnya sekarang. Menurutku, dengan cara itu maka dia tak mungkin tergabung dengan negara lain. Dia adalah pemain yang luar biasa dan kami ingin memasukkannya ke tim nasional sebagai pemain termuda," tambahnya.
Keputusan Aragones ini tentu saja mendapat sambutan dari sang pemain. Pasalnya, Bojan yang kini sudah menjadi idola baru publik Catalan itu pernah mengungkapkan keinginannya untuk menjadi bagian dari skuad Spanyol.
Ayah Bojan berasal dari Serbia. Tapi, dia lahir di Linyola, provinsi Lleida, Spanyol. Karena itu, Serbia juga punya kesempatan untuk memanggilnya--meskipun keputusan tetap di tangan Bojan.
Selama bergabung dengan Barcelona junior, Bojan sudah mencetak sekitar 800 gol. Karena itu, dia dipromosikan ke skuad utama Barcelona dan mencetak gol pertamanya bulan April 2007 pada pertandingan ekshibisi melawan klub Mesir, Al-Ahly.
Tahun lalu, Bojan yang memperkuat Spanyol pada Piala Dunia U-17 di Korea Selatan menjadi pusat perhatian. Aksi-aksinya membantu tim Matador menembus babak final.
Sayang, di partai puncak yang mempertemukan Spanyol versus Nigeria, Bojan tak bisa tampil. Dia absen karena menjalani hukuman kartu merah yang diterimanya saat injury time pada babak semifinal melawan Ghana.
Akibatnya, mereka gagal menjadi juara. Spanyol harus puas menjadi runner-up karena kalah melalui drama adu penalti.
Di Primera Liga Spanyol, Bojan melakukan debutnya saat Barca melawan Osasuna. Dia juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol bagi Barca ketika mereka menaklukkan Villarreal pada bulan Oktober lalu.
Jika benar-benar masuk skuad Spanyol dan tampil saat melawan Perancis, Bojan bakal membuat rekor baru. Dia bisa menjadi pemain termuda yang pernah membela Spanyol, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang pemain Athletic Bilbao, Angel Zubieta.
Waktu Zubieta tampil tahun 1936, dia menginjak usia 17 tahun sembilan bulan. Artinya, Bojan lebih muda tiga bulan. (RTR/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang