SEOUL, KAMIS - Pengadilan Korea Selatan memerintahkan kelompok bisnis Samsung Group untuk melunasi sisa kredit bermasalah dari kelompok kreditor yang membiayai usaha kendaraannya yang telah menemui kebangkrutan.
Samsung Motors, bekas anak perusahaan Samsung Group, mencoba menjejakkan kaki di industri kendaraan pada tahun 1995. Namun Samsung Motors dinyatakan pailit pada tahun 1999 sebelum dijual ke perusahaan otomotif Prancis Renault SA pada tahun 2000. Kemudian, Renault SA mengganti nama Samsung Motors menjadi Renault Samsung Motors Co.
Pihak kreditur mengajukan gugatan terhadap Samsung pada tahun 2005 untuk menuntut Samsung agar membayar hutang berikut bunganya sekitar 5 triliun won (5,2 miliar dolar AS). Pengadilan Distrik Pusat Seoul memerintahkan Samsung agar membayar separuh dari jumlah hutang tersebut. Pengadilan menolak klaim bahwa Samsung telah dipaksa menandatangani perjanjian pelunasan hutang karena mendapatkan tekanan dari pemerintah Korea Selatan.
Pemimpin Samsung Group Lee Kun-hee telah membayar pihak kreditur dengan 3,5 juta lembar saham pribadi yang belum terlisting di Samsung Life Insurance Co untuk melunasi hutang group produsen kendaraan ini berdasarkan perjanjian yang disahkan tahun 1999. Namun demikian, pihak kreditur hanya bisa menjual 1,16 juta lembar saham. Menurut Seoul Guarantee Insurance Co, pihak kreditur utama, kekurangan pembayaran ini menjadi pertimbangan gugatan hukum terhadap Samsung Group.
Juru bicara Samsung Yim Jun-seok menyatakan kelompok konglomerat ini sedang mempertimbangkan keputusan pengadilan bersama pengacaranya. Seoul Guarantee Insurance Co. menjelaskan belum ada keputusan apakah Samsung akan mengajukan banding.
Kasus Samsung Motors merupakan contoh kegagalan investasi yang menyeret restrukturisasi masif ke arah krisis keuangan Asia pada tahun 1997 sehingga memaksa Seoul menerima dana talangan dari Dana Moneter Internasional senilai 58 miliar dolar AS.
Samsung, kelompok konglomerat terbesar Korea Selatan, mencakup puluhan perusahaan mulai dari produksi kapal hingga semikonduktor. Samsung Electronics Co. adalah perusahaan terkemuka dari kelompok konglomerat tersebut. (AP)