Samsung Dililit Kredit Bermasalah

Kompas.com - 31/01/2008, 19:05 WIB

SEOUL, KAMIS - Pengadilan Korea Selatan memerintahkan kelompok bisnis Samsung Group untuk melunasi sisa kredit bermasalah dari kelompok kreditor yang membiayai usaha kendaraannya yang telah menemui kebangkrutan.   
 
Samsung Motors, bekas anak perusahaan Samsung Group, mencoba menjejakkan kaki di industri kendaraan pada tahun 1995. Namun Samsung Motors dinyatakan pailit pada tahun 1999 sebelum dijual ke perusahaan otomotif Prancis Renault SA pada tahun 2000. Kemudian, Renault SA mengganti nama Samsung Motors menjadi Renault Samsung Motors Co.
   
Pihak kreditur mengajukan gugatan terhadap Samsung pada tahun 2005 untuk menuntut Samsung agar membayar hutang berikut bunganya sekitar 5 triliun won (5,2 miliar dolar AS). Pengadilan Distrik Pusat Seoul memerintahkan Samsung agar membayar separuh dari jumlah hutang tersebut. Pengadilan menolak klaim bahwa Samsung telah dipaksa menandatangani perjanjian pelunasan hutang karena mendapatkan tekanan dari pemerintah Korea Selatan.  

Pemimpin Samsung Group Lee Kun-hee telah membayar pihak kreditur dengan 3,5 juta lembar saham pribadi yang belum terlisting di Samsung Life Insurance Co  untuk melunasi hutang group produsen kendaraan ini berdasarkan perjanjian yang disahkan tahun 1999. Namun demikian, pihak kreditur hanya bisa menjual 1,16 juta lembar saham. Menurut Seoul Guarantee Insurance Co, pihak kreditur utama, kekurangan pembayaran ini menjadi pertimbangan gugatan hukum terhadap Samsung Group.

Juru bicara Samsung Yim Jun-seok menyatakan kelompok konglomerat ini sedang mempertimbangkan keputusan pengadilan bersama pengacaranya. Seoul Guarantee Insurance Co. menjelaskan belum ada keputusan apakah Samsung akan mengajukan banding.
   
Kasus Samsung Motors merupakan contoh kegagalan investasi yang menyeret restrukturisasi masif ke arah krisis keuangan Asia pada tahun 1997 sehingga memaksa Seoul menerima dana talangan dari Dana Moneter Internasional senilai 58 miliar dolar AS. 
 
Samsung, kelompok konglomerat terbesar Korea Selatan, mencakup puluhan perusahaan mulai dari produksi kapal hingga semikonduktor. Samsung Electronics Co. adalah perusahaan terkemuka dari kelompok konglomerat tersebut. (AP)
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau