Ruas Jalan di Jakarta Dikepung Genangan Air

Kompas.com - 01/02/2008, 10:35 WIB

JAKARTA, JUMAT-Sejumlah ruas jalan di Jakarta, Jumat (1/2) pagi, dikepung genangan air akibat hujan yang terus menerus mengguyur sejak malam hari.

Dari pantauan Antara, ruas jalan di Jakarta yang tergenang air, antara lain, Jalan Raya Cipinang, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Kolonel Sugiono atau di kawasan Duren Sawit, dan Jalan Tebet dan Jalan Gatot Subroto.

Akibatnya sempat terjadi kemacetan panjang seperti di kawasan Duren Sawit, kendaraan harus berjalan perlahan-lahan untuk menghindari kendaraan mogok. Genangan air itu, mencapai ketinggian sekitar 20 centimeter hingga tidak sedikit sepeda motor yang mogok, hingga memperparah terjadinya kemacetan. Penyebab genangan air di kawasan tersebut, akibat terhambatnya saluran air yang sudah lama tidak diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta.

Genangan air juga terjadi di ruas Jalan Cipinang, yang ketinggiannya sekitar 10 centimeter dan Jalan Gatot Subroto atau tepatnya di depan kantor Depnakertrans ketinggiannya sekitar 15 centimeter. Di Jalan Pemuda, khususnya dekat kawasan industri Pulogadung, air hujan juga menggenang sehingga lalulintas macet. Sejumlah mobil dan sepeda motor masuk ke jalur busway, namun antrian juga terjadi di jalur khusus tersebut.

Di sekitar kawasan Gambir, khususnya ruas yang ke arah Jalan Merdeka Selatan dekat Kedubes Amerika Serikat, air juga menggenangi jalan sekitar 10 sampai 15 cm. Sementara kawasan Pulo Mas menuju arah Kelapa Gading lalu lintas terjebak genangan air sehingga menimbulkan kemacetan, terutama di lampu merah Pulo Mas.

Warga Kepala Gading trauma peristiwa banjir besar tahun lalu terulang lagi. "Tahun lalu banjir juga terjadi pada 1 dan 2 Februari," kata Joice, karyawan perusahaan swasta yang tidak berani membawa mobil sendiri ke kantor. Tahun lalu, mobilnya terendam hampir satu minggu di pelataran parkir kantor dan harus mengeluarkan uang tak sedikit untuk perbaikan di bengkel.(ROY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau