ROMA, SENIN - Langkah Inter Milan untuk menjuarai Liga Serie-A tampaknya semakin sulit terbentung. Pada pekan ke-21, Minggu (3/2), Javier Zanetti dkk mengalahkan Empoli 1-0. Pada saat yang sama, AS Roma yang sebelumnya terus mengganggu, takluk 0-3 dari Siena.
Sukses Inter tersebut berkat Zlatan Ibrahimovic yang mencetak gol pada menit ke-34 melalui titik penalti.
Namun, hadiah penalti itu sangat kontroversial. Sebab, wasit menganggap Ighli Vannucchi handsball. Padahal, dalam ulangan televisi tak terlihat Vannucchi handsball saat memblok tendangan Julio Cruz.
Lima menit kemudian, Inter harus bermain 10 orang. Patrick Viera dikartu merah setelah melakukan pelanggaran keras.
Sejak itu, Inter kurang menggigit. Namun, pengalaman dan kualitas membuat permainan mereka bisa mengimbangi Empoli yang terus mencoba menekan.
Empoli sebenarnya punya peluang menyamakan kedudukan ketika mendapat hadiah penalti pada menit ke-83. namun, Luca Saudati yang menjadi eksekutor gagal menaklukkan kiper Julio Cesar.
Kemenangan itu punya banyak arti bagi Inter. Sebab, Inter kini memimpin klasemen dengan keunggulan 8 poin dari AS Roma.
"Saya bahagia dengan kemenangan ini. Para pemain berjuang habis-habisan," kata pelatih Inter Milan, Roberto Mancini.
Mancini agak menyesalkan Patrick Vieira yang melakukan pelanggaran keras hingga kena kartu merah. Ini penampilan pertamanya sejak November 2007. Dia sebenarnya hanya kena kartu kuning, tapi kemudian mengumpat wasit. Akibatnya, kartu merah langsung dilayangkan kepadanya.
"Sangat berbahaya hanya bermain 10 orang sejak babak pertama. Kami sepertinya membuat pertandingan menjadi rumit sendiri. Kami menerima kartu merah tiga kali dalam empat pertandingan terakhir. Sangat berbahaya," keluh Mancini.
Mancini mengaku belum tahu apa yang dikatakan Vieira. Namun, dia tetap menyayangkan kelakuannya.
"Seandainya kami tetap bermain 11 oang, mungkin hasilnya akan berbeda. Yang pasti, kami memang berhak mendapat hadiah penalti. Sedangkan penalti yang diterima Empoli menurut saya tak layak," keluh Mancini.
Namun, hal itu langsung dibantah pelatih EMpoli, Alberto Malesani. Menurutnya, wasit kuang memuaskan dan lebih sering merugikan Empoli.
"Terus terang, kepemimpinan wasit kurang memuaskan. Kami tak pantas dihukum penalti. Saya sempat menanyakan apa alasannya kepada hakim garis, tapi tak dijawab. Kami hanya bisa menerimanya," keluh Malesani. (CH4/HPR)
Hasil Serie-A Pekan ke-21
Genoa 2-1 Catania
Inter Milan 1-0 Empoli
Juventus 1-1 Cagliari
Lazio 2-1 Sampdoria
Parma 2-3 Atalanta
Reggina 1-3 Torino
Siena 3-0 AS Roma
Fiorentina vs AC Milan (Dimainkan Senin dini hari)
Klasemen Sementara Serie-A
(Main, menang, seri, kalah, selisih gol, nilai)
Inter 21 16 5 0 44-13 53
AS Roma 21 13 6 2 38-22 45
Juventus 21 11 8 2 40-18 41
Fiorentina 20 10 7 3 32-18 37
Udinese 21 9 6 6 24-25 33
AC Milan 19 8 6 5 31-16 30
Atalanta 21 7 8 6 32-30 29
Sampdoria 21 8 4 9 27-26 28
Genoa 21 7 7 7 22-28 28
Palermo 21 7 7 7 28-34 28
Napoli 21 7 6 8 33-32 27
Lazio 21 5 8 8 24-30 23
Catania 21 5 8 8 19-24 23
Livorno 20 5 6 9 23-32 21
Torino 21 3 12 6 20-25 21
Siena 21 4 8 9 25-31 20
Parma 21 4 7 10 24-32 19
Reggina 21 3 9 9 18-32 18
Empoli 21 3 7 11 15-29 16
Cagliari 21 3 5 13 16-38 14