Laporan wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, SENIN- Dari Jepang kembali ke Jepang. Begitulah. Pada Kamis (14/2) mendatang, melalui pelabuhan khusus mobil atau Tanjung Priok Car Terminal, Koja, Jakarta Utara, produksi mobil nasional yang asal usulnya dari Jepang, yaitu Daihatsu Zebra, kembali akan dieskpor ke negeri asalnya di Jepang. Kalau di Indonesia namanya D-max, maka di Jepang namanya direncanakan "Town Ace" atau "Life Ace". Target yang akan diekspor mencapai 1.500 unit ber bulan, dengan ekspor secara bertahap.
Demikian disampaikan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan, dalam keterangan pers seusai mendampingi Direktur Toyofuji Shipping Co Ltd Kunio "Kevin" Komada bertemu Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Senin (4/2) siang ini. "Ekspor ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan ke Jepang. Pengangkutan akan dilakukan dengan kapal Roro dari Tanjung Priok Terminal atau (TPT Car Terminal), Koja, Jakarta Utara," tandas Johnny.
Menurut Johnny, ekspor akan dilakukan bertahap, mulai dari 100 unit, 300 unit sampai 500 unit. "Nantinya, rata-rata yang dikirim 300 dan 500 unit setiap bulannya. Ini yang harus dibanggakan, karena ini produksi lokal yang digunakan di Jepang," tambah Johnny.
Ditanya komentar Wapres Kalla terkait dengan rencana ekspor kembali produksi nasional asal Jepang ke Jepang kembali, Johnny menyatakan bahwa Wapres Kalla mengaku sangat terkesan dengan rencana ekspor kembali ke Jepang.
Adapun tentang standar mobil yang akan diproduk ke Jepang, Johnny menyatakan tentu hal itu sudah dilakukan. "Kualitasnya tentu yang dikehendaki oleh Jepang. Jadi, harus standar," lanjut Johnny.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang