Anthony Zeidra Abidin dan Hamka Yamdu Tak Penuhi Panggilan KPK

Kompas.com - 05/02/2008, 16:01 WIB

JAKARTA, SELASA -- Mantan anggota DPR dari Komisi IX Anthony Zeidra Abidin dan Hamka Yamdu tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya sebelumnya dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus aliran dana Bank Indonesia (BI), Selasa (5/2) siang. Keduanya berhalangan hadir, dengan alasan sakit. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua KPK bidang Pembinaan Bibit Riyanto Samad dalam konferensi pers, pukul 15.35 di tempat yang sama.

"Jadi kita harus sabar-lah. Seharusnya pada hari ini ada lima orang yang diperika Oey Hoey Tiong sebagai tersangka, Anthony Zeidra Abidin, Hamka Yamdu, Paul Sutopo dan Hendri Budianto sebagai saksi. Nanti akan kami tindaklanjuti kapan mereka akan dipanggil kembali. Kami akan menghubungi mereka apakah mereka sudah sembuh? Kalau sudah ya kita suruh datang ke KPK. Kita juga nggak bisa maksa kalau dia mengaku sakit. Aturan KPK kan sudah ada," ungkapnya.

Bibit menambahkan, alasan sakit disampaikan kepada KPK memalui surat pribadi dan bukan surat keterangan dokter.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP menuturkan KPK akan menindaklanjuti kebenaran alasan sakit yang diberikan oleh kedua saksi. Namun ia belum tahu kapan KPK akan mengambil kembali keduanya sebagai saksi.

Pemanggilan hari ini merupakan pemanggilan pertama, dalam penyidikan kasus aliran dana BI. Keduanya sebelumnya pernah dipanggil untuk penyelidikan kasus yang sama oleh KPK. Saat berita ini ditayangkan, Oey Hoey Tiong  tengah diperiksa sebagai tersangka serta Paul Sutopo dan Hendri Budianto sebagai saksi.(BOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau