18 Lembaga Keuangan Calon Agen ORI 2008

Kompas.com - 05/02/2008, 19:26 WIB

JAKARTA, SELASA- Departemen Keuangan menetapkan 18 lembaga keuangan sebagai calon agen penjual Obligasi Negara ritel atau yang dikenal ORI pada tahun anggaran 2008 ini. Dengan demikian pemerintah sudah memiliki rekan kerja untuk menerbitkan instrument keuangan ini secara resmi sebelum 10 Maret 2008, atau jadwal penerbitan ORI pertama di tahun ini.

Demikian diungkapkan Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto dalam surat keputusan Nomor 19/PU/2008 yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa (5/1).

Dalam surat itu disebutkan, penetapan calon agen penjual ORI diusulkan oleh Panitia Seleksi agen penjual ORI. Panitia seleksi tersebut telah mengirimkan daftar calon agen penjual pada 1 Februari 2008.

Nama-nama calon agen penjual tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero),Tbk; PT Trimegah Securities, Tbk; PT Bank Central Asia, Tbk; PT Danareksa Sekuritas; PT Reliance Skuritas; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk; PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk; PT Bank Danamon Indonesia, Tbk; Citibank NA; PT Bank Permata, Tbk; PT Bank Lippo, Tbk; PT Bank International Indonesia, Tbk; PT Pan Indonesia Bank, Tbk; PT Bank NISP, Tbk; PT Bank Bukopin; HSBC; PT Bank Niaga, Tbk; dan PT Bank Mega, Tbk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau