Beckenbauer Kritik Trio Bayern

Kompas.com - 05/02/2008, 21:05 WIB

MUNICH, SELASA - Usai Piala Dunia 2006, performa pemain tengah Bastian Schweinsteiger, striker Lukas Podolski dan bek Philipp Lahm menurun drastis. Ini membuat Presiden Bayern Munich, Franz Beckenbauer, memberikan kritikan pedas bagi tiga pemain tersebut.

Menurutnya, trio Bayern tersebut harus bisa mengembalikan bentuk permainan terbaiknya ketika Jerman melakoni laga ujicoba melawan Austria di Viena, Rabu (6/2) ini.

"Delapanbelas bulan lalu, mereka tampil sebagai pahlawan Jerman. Tapi sejak itu, tiga pemain tersebut seperti kehilangan kekuatan. Ini mungkin menyangkut masalah psikologi, tetapi mereka tak pernah memperlihatkan permainan terbaik sepanjang pertandingan liga musim ini," ungkap Beckenbauer, Selasa (5/2), kepada tabloid kenamaan di Jerman, Bild.

Meski demikian, the Kaiser--julukan Beckenbauer--yang dua kali membawa Jerman menjadi juara dunia tersebut berusaha membesarkan hati tiga anak muda itu. Dia berharap, pada Piala Eropa 2008 yang berlangsung bulan Juni nanti, Schweinsteiger, Podolski dan Lahm bersinar lagi.

"Saya berharap pahlawan-pahlawan muda kami ini bisa menerjemahkan penampilan bagus selama Piala Dunia ke Piala Eropa 2008. Ujicoba di Viena menjadi kesempatan terbaik untuk memulai perjalanan ke sana," tambah Beckenbauer yang menjadi kanten dan pelatih ketika Jerman juara dunia.

Tentang para striker yang dipilih pelatih Joachim Loew, yakni Kevin Kuranyi (Schalke 04), Miroslav Klose (Bayern Munich) dan Mario Gomez (Stuttgart), Beckenbauer mengaku dia lebih suka jika duet Kuranyi dan Klose jadi andalan.

"Saya pikir Kuranyi menjadi partner yang baik bagi Klose karena dia lebih fleksibel dan kuat dalam berlari," pungkasnya. (AFP/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau