Sriwijaya tantang PSMS di Final

Kompas.com - 06/02/2008, 22:06 WIB

JAKARTA, RABU - Kesebelasan Sriwijaya FC memastikan diri lolos ke babak final Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007. Dalam pertandingan semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (6/2) malam, tim asuhan Rahmad Darmawan itu mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0.

Ini sekaligus membuka peluang tim asal Sumatera Selatan itu merebut gelar ganda setelah sebelumnya mereka menjuarai Copa Indonesia. Jika prestasi tersebut tercapai, maka Sriwijaya FC akan mencetak dua sejarah besar dalam sepakbola Indonesia.

Di partai final, Sriwijaya akan bertemu PSMS Medan. Partai yang bakal membangkitkan emosi, karena sebelumnya keduanya sudah bertarung alot di perempat final Copa Dji Sam Soe.

Keith Kayamba menjadi pahlawan Sriwijaya FC malam ini. Pemain bernomor punggung 17 itu berhasil menaklukkan penjaga gawang Khamaruk di menit ke-18 lewat tendangan keras jarak dekat.

Persija sendiri beberapa kali memiliki peluang, tapi gagal menjadikannya gol. Mereka tampak mulai kelelahan dan emosi sehingga kehilangan konsentrasi saat pertandingan masih menyisakan waktu kira-kira 30 menit.

Akibat kekalahan ini, pendukung Persija sempat melampiaskan kekecewaannya dengan melempari penonton lain. Suasana mulai ricuh pada menit ke-82, tepat setelah tendangan Robertino melenceng ke sisi kiri gawang Sriwijaya.

Ketika itulah Jakmania yang duduk di tribun atas sektor 23 (bukan 20, Red) semakin sering melemparkan botol plastik minuman ke penonton di bawahnya.

Putri mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Reni, ikut jadi sasaran pelemparan itu. Padahal, Reni saat itu hendak pulang demi menghindari kerusuhan lebih lanjut. Kompas.com sempat melihat botol minuman melayang kira-kira 40 cm di atas kepalanya. Reni pun cuma bisa menatap para suporter yang urakan itu sambil terus berjalan.

Untungnya, hingga penonton bubar, tidak terjadi kericuhan berarti. (LHW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau