Milan Paksakan Inzaghi dan Ronaldo

Kompas.com - 09/02/2008, 08:27 WIB

ROMA, JUMAT - Filippo Inzaghi dan Ronaldo kemungkinan besar dipaksakan tampil mengisi lini depan, saat AC Milan menjamu Siena dalam pertandingan Serie A hari Minggu (10/2) di San Siro. Pelatih Carlo Ancelotti tidak mempunyai banyak pilihan dari materi pemain yang ada setelah Kaka dan Alexandre Pato mengalami cedera saat mengalahkan Fiorentina pekan lalu. Adapun Gilardino harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Faktor cedera pemain dan jadwal yang padat yang menyita stamina dan konsentrasi pemain merupakan salah satu penyebab mengapa Milan masih tersendat-sendat dalam mengejar Inter Milan, AS Roma, dan Juventus di papan atas klasemen sementara.

Saat ini, Milan menempati posisi kelima di bawah Fiorentina dengan selisih empat poin, tetapi menyimpan satu pertandingan. Bagi Milan, target juara tampaknya sudah bukan menjadi incaran mereka lagi, bila melihat perbedaan jarak yang begitu mencolok, selisih 20 poin, dengan juara bertahan Inter Milan yang kini mengisi posisi pertama.

Untuk itu, Ancelotti dan pemainnya kini lebih tepat membidik posisi empat besar yang bisa membawa mereka berlaga di ajang bergengsi Liga Champions yang mereka menangi musim lalu dengan mengalahkan Liverpool di final.

”Kedengarannya aneh, tetapi kalau orang menyebut kami hanya bisa masuk empat besar, maka saya kira kami justru akan mengejar Roma di posisi kedua,” kata gelandang Cristian Brocchi yang biasanya menjadi cadangan bagi Gennaro Gattuso.

Figo siap

Sementara itu, penyerang sayap Luis Figo menegaskan, dirinya siap membela Inter Milan dalam waktu dekat ini, termasuk menghadapi tuan rumah Catania hari Minggu. Figo telah absen selama tiga bulan karena mengalami patah kaki.

”Saya sekarang merasa lebih fit dan siap tampil. Kalau tidak pekan ini, maka mungkin pekan depan,” kata Figo dalam wawancara dengan harian olahraga La Gazzetta dello Sport.

Kalau Milan kehilangan hampir seluruh pemain depannya karena berbagai alasan, maka Inter Milan juga krisis pemain, terutama di lini tengah.

Patrick Vieira tidak bisa tampil karena mendapat kartu merah pekan lalu. Adapun Dejan Stankovic masih cedera otot paha. Dua pemain belakang, Maicon dan Cesar juga cedera.

Dengan kondisi yang kurang menguntungkan ini, inter Milan bukan tidak mungkin bakal mengalami kesulitan menghadapi Catania, tim yang menggusur AC Milan dan Udinese dari Piala Italia.

AS Roma, yang dipermalukan Siena 0-3 pekan lalu, akan menjamu tim papan bawah, Reggina. Di atas kertas, Roma dapat menggasak Reggina, mengingat secara kualitas Roma sangat unggul atas calon lawannya.

Yang perlu diperhatikan Roma adalah ketergantungan pada Francesco Totti yang sering membuat permainan Roma tidak berjalan dengan semestinya. Pelatih Luciano Spaletti pernah mengeluh karena faktor Totti sangat berpengaruh terhadap pemain lainnya di dalam lapangan.

Totti juga sering memperlambat tempo permainan. Gerakannya sudah mulai lambat dan ini membuat dirinya lebih sering mengontrol bola terlalu lama.

Juventus yang gagal menghantam tim papan bawah, Cagliari pekan lalu, akan ditantang tuan rumah Udinese. Kali ini, Juventus hadir di kandang Udinese tanpa kiper utama Gianluigi Buffon yang cedera tulang belakang.

Akan tetapi, Pelatih Claudio Ranieri cukup terhibur dengan kembalinya gelandang Mauro Camoranesi untuk mengisi lini tengah. (REUTERS/AFP/YES)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau