Sambungan Telepon di Situbondo Berangsur Pulih

Kompas.com - 09/02/2008, 20:48 WIB

SURABAYA, SABTU - Jajaran Telkom Situbondo didukung Tim Ranger Telkom dari berbagai di Jatim berangsur-angsur menormalisasi layanan telekomunikasi di daerah tersebut yang sempat lumpuh diterjang banjir bandang Jumat (8/2) malam.

"Sebanyak 11 ribu satuan sambungan Flexi sejak pukul 15.30 WIB sudah normal kembali," kata Communication Manager Telkom Divre V Jatim, Djadi Soegiarto, saat bersama tim melakukan normalisasi layanan telekomunikasi di Situbondo, Sabtu (9/2).

Sedangkan untuk layanan telekomunikasi telepon kabel (wireline) saat ini masih ada sekitar 8.000 satuan sambungan telepon (SST) dari 15 ribu SST yang lumpuh.

"Kita masih melakukan pengecekan terhadap jaringan, transmisi maupun sentral dari 8.000 SST tersebut. Kita berusaha memastikan apakah semuanya benar-benar bersih, kering dan tidak mengalami gangguan," katanya.

Namun, ia berjanji, jika tidak ada banjir susulan atau hambatan teknis lainnya, layanan telepon kabel yang kini masih lumpuh, segera dinormalkan kembali. "Kita harapkan nanti malam, atau kalau tidak, kita usahakan besok pagi," katanya.

Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Situbondo, Jatim, Jumat (8/2) malam, mengakibatkan layanan telekomunikasi pelanggan Telkom sebanyak 15 ribu Satuan Sambungan Telepon (SST) lumpuh. Layanan telekomunikasi yang lumpuh itu 9.000 SST diantaranya di Situbondo, 815 SST di Mlandingan, 2.700 SST di Besuki dan 3.200 SST di Asembagus. Layanan kepada pelanggan itu sempat terganggu karena Telkom segera mematikan infrastruktur yang ada setelah banjir mulai menggenangi wilayah Situbondo.

"Agar banjir tidak sampai mengakibatkan kerusakan yang lebih parah, petugas sengaja mematikan. Tapi, sekarang tinggal pengecekan untuk segera dihidupkan lagi," kata Djadi. Ia juga meminta maaf kepada pelanggan atas terganggunya kenyamanan layanan Telkom itu.(ANT/WAH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau