Konsumen Makin Pesimis

Kompas.com - 10/02/2008, 22:13 WIB

JAKARTA,MINGGU - Indeks keyakinan konsumen (IKK) terhadap kondisi perekonomian Indonesia tahun 2008 berdasarkan hasil survei konsumen mengalami penurunan. "IKK memasuki tahun 2008 diawali dengan keyakinan yang kembali pesimistis setelah pada Desember 2007 berada pada level keyakinan optimistis tertinggi sejak 7 bulan terakhir," kata Pemimpin Bank Indonesia (BI) Semarang, M. Zaeni Aboe Amin, di Semarang, Minggu (10/2).

Menurutnya, penurunan ini disebabkan semakin pesimisnya konsumen terhadap kondisi perekonomian saat ini maupun menurunnya optimisme terhadap ekpektasi perekonomian yang membaik. Survei konsumen pada bulan Januari 2008 menunjukkan seluruh indeks utama survei mengalami penurunan, yaitu IKK turun 11,5 poin dari 95,7 menjadi 84,2, indeks kondisi ekonomi (IKE) saat ini turun 9,9 poin dari 84,8 menjadi 74,9, dan indeks ekspektasi konsumen (IEK) turun 13,1 poin dari 106,6 menjadi 93,4.

Pesimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terutama didorong semakin pesimisnya konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja akibat kondisi ekonomi yang memburuk dan semakin berkurangnya kegiatan/proyek pemerintah dan swasta. "Keyakinan konsumen terhadap akan membaiknya perekonomian pada 6 bulan mendatang juga semakin berkurang. Pada survei bulan Januari 2008, ekspektasi terhadap kenaikan harga secara umum pada 6 bulan mendatang semakin meningkat," katanya.

Peningkatan harga terutama diperkirakan terjadi pada kelompok bahan makanan, diikuti kelompok perumahan, listrik, gas, bahan bakar, kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau.  Sedang untuk tingkat suku bunga tabungan pada 6 bulan mendatang diperkirakan oleh mayoritas responden sebesar 53,0 persen akan relatif tetap. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau