Pasca Bentrok, Brimob Jaga Perbatasan Airgegas

Kompas.com - 11/02/2008, 18:13 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Budi Wardoyo
BANGKA, SENIN -
Situasi tiga desa di Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan berangsur-angsur normal pasca bentrok warga, Sabtu (9/2). Tak ada lagi konsentrasi massa yang mebawa senjata tajam maupun tumpul.

Hanya saja ratusan anggota Polres Bangka Selatan dan Brimod Polda Babel, Senin (11/2) masih berjaga-jaga di perbatasan antara Desa Ranggas dan Desa Airbara yang bertikai.Pos keamanan dan truk milik POlres Bangka Selatan masih berada di jalan antara kedua desa tersebut.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Norman Widjajadi Sik berencana akan mengelar pertemuan perdamaian kembali antara ketiga desa yang bertikai tersebut. Untuk membahsa perdamian anatar ketiga desa (Ranggas, Namgka, dan AIrbara) Kapolres  kemarin menneglar rapat koordinasi dengan jajaran sekrertariat daerah dan pimpinan DPRD Bangka Selatan.

"Hasil pembicaraan dengan pimpinan DPRD dan Sekda Basel tadi maka upaya perdamaian akan segera kita adakan dalam beberapa hari mendatang. Kemungkinan hari yang dipilih adalah hari Rabu ini bertempat, mungkin di DPRD Basel atau di kantor Pemkab Basel. Dalam pertemuan perdamiaan itu nantinya kita akan melibatkan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta perangkat- perangkat dari ketiga desa yakni Desa Airbara, Ranggas dan Nangka,"ujar Kapolres.

Selama tiga hari terakhir, kata kapolres, pihaknya tidak henti-henti melakukan pendekatan dan mediasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dari ketiga desa yang bertikai untuk dapat saling menahan diri dan tidak terprovokasi.

"Untuk saat ini kondisinya memang sudah relatif aman dan kondusif. Namun demikian saya menghimbau kepada ketiga desa untuk tidak dan jangan terpancing upaya provokasi untuk kembali saling serang. Saat ini sangat banyak pesan melalui SMS gelap yang dikirim oleh orang tidak bertanggungjawab dengan tujuan untuk memanas-manasi situasi yang sudah cenderung kondusif sekarang," pesan Norman.(*)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau