Pelaporan Kasus BLBI Bukan Untuk Mendiskreditkan

Kompas.com - 14/02/2008, 10:53 WIB

JAKARTA, KAMIS - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution, diwakili Humas Luar Negeri BPK, Dwita Pradana menegaskan bahwa pelaporan kasus BLBI berdasar atas audit dari BPK bukan untuk mempermainkan seseorang atau mendiskreditkan seseorang.

Laporan tersebut dilakukan oleh auditor profesional dengan pedoman standar pemeriksaan keuangan negara serta Undang-Undang nomor 15 tahun 2006. Menurut UU tersebut, BPK harus melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap suatu laporan keuangan.

Ketika wartawan menanyakan apakah pelaporan itu memiliki maksud lain, misalnya kemungkinan pencalonan Anwar sebagai Gubernur BI, Dwita membantahnya.

"Tidak ada yang dipermainkan dan tidak ada tujuan untuk mendiskreditkan atau meruntuhkan reputasi orang. Ini kasus yang serius, bisa dilihat sendiri plat mobil Pak Anwar, RI 10, itu kan sudah sejajaran Presiden. Mosok sultan disuruh jadi lurah," katanya.

Saat ditanya mengenai kasus aliran dana BI, Anwar yang masuk gedung KPK menggunakan baju batik warna cokelat putih hanya berkomentar, "Ini kan sudah dibuka pada November 2006. Mau apa lagi? Tidak ada yang perlu dibuka-buka sekarang. Sudah ada di sini, di KPK, jadi tanya saja KPK. Urusan sama saya sudah selesai."

Pada saat hampir bersamaan, pukul 09.58 WIB, tersangka kasus BLBI Rusli Simandjuntak juga hadir di KPK. Pimpinan kantor Bank Indonesia Surabaya itu masuk ke gedung KPK tanpa berkomentar apapun. (BOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau