Berisiko Jika Ronaldo Comeback

Kompas.com - 15/02/2008, 04:09 WIB

PARIS, JUMAT - Profesor Gerard Saillant yang akan menangani operasi dan perawatan Ronaldo di Paris mengatakan, bintang AC Milan tersebut bisa sembuh dan bermain sepak bola lagi. Namun, dengan umur yang hampir 32 tahun, dia meragukan apakah akan kembali sehebat dulu. Selain itu, jika dia comeback akan berisiko cukup tinggi.

Hal itu dikatakan Gerard Saillant, menanggapi kemungkinan Il Fenomeno itu comeback ke lapangan hijau, Jumat (15/2). Gerard Saillant merupakan dokter yang juga menangani Ronaldo saat dia mengalami cedera yang sama di kaki kanannya pada 1999 dan 2000.

Ronaldo cedera tendon lutut kiri saat membela AC Milan lawan Livorno, Kamis (14/2). Itu merupakan cedera yang sama dengan yang dia alami pada 1999 dan 200. bedanya, jika dulu di lutut kanan, kini mendera lutut kirinya. "Dia bisa kembali bermain, tapi semua akan tergantung kepadanya dalam memanfaatkan sisa keriernya sebagai pemain bola. Apakah dia masih akan bermain dalam beberapa tahun atau hanya sebentar saja, itu tergantung kepadanya juga," katanya.

"Saya kira, cedera terbaru yang dialami Ronaldo sama seperti cedera berat di masa lalu. Butuh banyak metode untuk merawat dan menyembuhkannya. Butuh waktu berbulan-bulan pula. Sebab, tendon lutut kirinya rusak parah. Harus direparasi dengan baik dan benar, kemudian diperkuat," jelasnya.

Ini memang bukan musim yang baik buat Ronaldo. Dia terus diganggu cedera begitu pindah ke AC Milan dari Real Madrid. Akibatnya, dia hanya bermain 6 kali di musim ini dan kembali diterpa cedera berat. "Itu cedera yang sangat buruk, meski dengan perkembangan teknologi sekarang bisa dipulihkan kembali. Dia harus punya kemauan kuat dan bekerja sangat keras jika ingin comeback. Dia uga harus melakukan banyak pengorbanan. Sebab, dia tidak lagi 20 tahun seperti dulu, tapi sudah 31 tahun," tambahnya.

Hal sama juga dikatakan dokter AC Milan, Piero Volpi. Meski percaya Ronaldo bisa bermain lagi, tapi dia agak khawatir dengan keselamatannya. "Saya tidak pesemistis tentang karier Ronaldo. Masalahnya, ini sudah delapan tahun sejak dia terakhir cedera parah tahun 2000. Bagi seorang olahragawan, dalam usia itu akan lebih sulit untuk menemukan permainan terbaiknya lagi," kata Piero Volpi mengingatkan.

Media-media massa di Brasil pun menilai cedera terakhir itu akan menghentikan karier Ronaldo. Sebab, akan sangat berat dia kembali tampil lagi, mengingat rekor cedera yang berderet dalam sejarah kariernya. Harian Brasil, Correio Braziliense menulis, "Il Fenomeno dalam Bahaya". Sedangkan harian O Globo mengatakan, "Tak banyak kesempatan buat Ronaldo untuk kembali." Surat kabar di Sao Paulo, O Estado menulis, "Kontrak Ronaldo di Milan akan habis pada 20 Juni 2008. Hampir pasti, Milan tak akan memperpanjang lagi." (AFP/HPR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau