BEI Terpengaruh Wall Street, Dibuka Turun

Kompas.com - 15/02/2008, 09:45 WIB

JAKARTA,JUMAT - Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/2) pagi dibuka melemah, terbawa ke teritori negatif yang disebar pasar saham Amerika Serikat, Wall Street dan bursa regional yang mayoritas merah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi pagi dibuka turun 30,273 poin (1,13 persen) ke posisi 2.645,372.  Indeks Kompas100 menguat 7,710 poin (1,14 persen) menjadi 669,439.  Indeks 45 saham unggulan, LQ 45 melemah 8,309 (1,43 persen) ke level 571,229. Serta Jakarta Islamic Index naik 5,490 (1,09 persen) pada 497,412.

Saham yang melemah antara lain Astra International (ASII) turun Rp 500 ke Rp 26.500. Kemudian Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 9.800, Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 7.150. Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 jadi Rp 7.150. Antam (ANTM) turun Rp 425 ke Rp 4.225.

Berita positif dari dalam negeri seperti kenaikan peringkat Indonesia dari Fitch rating, ataupun penurunan harag BBM industri, langsung tergerus oleh merahnya Wall street yang dipicu pernyataan Ketua the Fed Ben Bernanke yang menyebutkan ekonomi AS mengalami pelambatan sebelum kembali membaik. Aura negatif juga langsung menyebar di pasar saham regional, yang mayoritas berada diteritori merah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau