Dua Lagi Warga Vietnam Tewas Akibat Flu Burung

Kompas.com - 15/02/2008, 18:31 WIB

HANOI, SABTU- Satu lagi warga negara Vietnam meninggal akibat flu burung. Dengan demikian, Vietnam menambah korban flu burung menjadi dua orang dalam pekan ini. Sehingga, total jumlah korban meninggal di Vietnam karena flu burung menjadi 50 orang.

Sampai dengan Februari ini, Vietnam telah mencatat tiga korban meninggal. Pertengahan Januari lalu, seorang lelaki berusia 32 tahun juga meninggal dengan gejala yang sama.

Korban terakhir adalah seorang lelaki bernama Hoang Van Doan (27) yang tinggal bagian utara Provinsi Ninh Binh. Ia meninggal setelah terinfeksi di sebuah peternakan.

"Dia meninggal Kamis (14/2) sore," kata seorang pejabat senior di RS Bach Mai Hanoi, di mana korban sempat dirawat.

Menyusul kematian itu, "keluarga dan orang-orang terdekat Doan saat ini sedang menjalani pemeriksaan," kata Nguyen Huy Nga, Direktur Pencegahan Pernyakit pada Kementerian Kesehatan Vietnam.

Sebelum meninggal, Doan sempat dirawat di rumah sakit tentara dan kemudian dipindahkan ke Hanoi pada tanggal 12 Februari lalu. Setelah diperiksa, ia dinyatakan positif terpapar virus H5N1. Hari Kamis sekitar pukul 18.00, Doan meninggal karena kegagalan fungsi organ-organ tubuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau