Laporan wartawan Kompas Robertus Benny Dwi K
DENPASAR, SABTU- Aparat Poltabes Kepolisian Kota Besar Denpasar dan Polda Bali telah menyelesaikan proses olah tempat kejadian perkara peledakan bom di mulut Gang Duku, Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Sabtu (16/2) siang. Namun, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi ledakan. Tempat itu juga terus dijaga.
Mobil Daihatsu Taft DK 8333 BO yang menjadi target utama peledakan sempat dipindah dari tempatnya semula, sekitar 10 meter, selama proses olah TKP. Hal itu untuk memastikan sumber utama ledakan, serta untuk mengetahui kondisi dalam mobil. Polisi tidak memastikan adanya selongsong maupun proyektil peluru, sehingga tidak ada bukti yang mengarah aksi kejahatan Sabtu malam itu melibatkan tembakan.
Mobil nahas itu lalu dikembalikan ke posisi semula. Polisi lalu memasang tali-tali sebagai cara perkiraan rekonstruksi ketika terjadi ledakan. Tali itu dipasang mulai dari lubang bekas ledakan hingga tempat tanda lubang bekas serpihan akibat ledakan, mulai di kaca dan badan mobil, bangunan bengkel, dahan pohon perindang di sekitar lokasi, hingga papan reklame di mulut Gang Duku.
Dipasang pula 29 tali dari puluhan serpihan yang terlihat mata. Tanda serpihan paling banyak terdapat di rolling door bengkel Bali Speed yang jaraknya hanya tiga meter dari sumber ledakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang