Wakil Ketua DPRD Jatim Siap Mundur

Kompas.com - 16/02/2008, 13:56 WIB

Wakil Ketua DPRD Jatim Mundur

SURABAYA, SABTU - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Golkar Ridwan Hisjam siap mengundurkan diri, demi mengikuti pemilihan Gubernur Jawa Timur. Namun, itu menunggu kepastian pencalonan dulu.

Ridwan memandang pengunduran diri sebagai risiko yang harus ditanggung. "Saya siap menanggung konsekuensi jika harus ikut (pemilihan gubernur)," ujarnya di Surabaya, Sabtu (16/2).

Ridwan menyampaikan itu terkait peraturan DPP Partai Golkar. Dalam setiap pemilihan kepala daerah, hanya satu kader boleh mencalonkan diri. Jika kader lain ingin mencalonkan juga, harus mengundurkan diri dari keanggotaan partai dan jabatan yang disebabkan keanggotaan itu.

Dalam pemilihan gubernur Jatim, Golkar sudah menetapkan Ketua Umum DPD Partai Golkar Jatim Soenarjo sebagai calon gubernur. Sementara itu, wakil akan dipilih dari luar partai. Adapun Ridwan ingin maju sebagai wakil gubernur. Saat ini ia mendekati PDIP dan termasuk salah satu dari empat orang yang dipertimbangkan DPP PDIP untuk dicalonkan sebagai wakil gubernur. (RAZ)

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau