JAKARTA, SENIN- Lebih dari 15 tahun Kali Angke tidak pernah dikeruk, sehingga terjadi pendangkalan parah yang mengakibatkan air sungai mudah meluap setiap hujan, dan menggenangi ribuan rumah warga di Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kelurahan Kapuk dan Kelurahan Pejagalan, Jakarta Barat.
Dalam pemantauan, Senin (18/2), di sejumlah lokasi pendangkalan yang parah menyisakan kedalaman air hanya sekitar setengah meter seperti di dekat Pintu Air Kampung Gusti.
"Terakhir ada pengerukan kurang lebih sekitar 15 tahun lalu waktu ada pembongkaran gubuk di bantaran sungai," kata Herman, warga RT 01 RW 01 Kelurahan Kedaung Kali Anngke.
Dulu tahun 1980-an, lanjut Herman, kedalaman air Kali Angke masih mencapai tiga meter lebih. Waktu itu warga masih mandi, mencuci dan memancing di Kali Angke yang jernih.
Kondisi saat ini berwarna hitam, bau dan menurut sejumlah warga penuh kutu air, sehingga tidak ada yang berani memanfaatkan air untuk keperluan domestik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang