Paus Diharapkan Hadiri Paskah di Sendang Sono

Kompas.com - 19/02/2008, 14:23 WIB

JAKARTA, SELASA - Perayaan Paskah di Gua Maria Sendang Sono, Kulon Progo pada 21 Maret 2008 diharapkan akan dihadiri Paus Benediktus XVI dari Vatikan yang pada saat bersamaan dijadwalkan mengadakan lawatan ke Australia. Bila Paus hadir, sekitar 25 ribu umat Katolik dari seluruh dunia, kemungkinan mengikuti acara itu.

Adapun rencana mengundang Paus ke Sendang Sono itu terkait dengan upaya Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) bekerjasama dengan Tidar Heritage Foundation melakukan revitalisasi potensi wisata budaya di sekitar Borobudur Magelang Jawa Tengah tahun 2008, bersamaan dengan ditetapkannya Tahun Kunjungan Indonesia atau Visit Indonesia Year 2008.

Selain harapan hadirnya Paus di Sendang Sono, sekitar 10 kilometer dari Borobudur, menurut panitia penyelenggara, ada 11 event internasional yang akan digelar di sekitar candi Buddha itu. Awalnya adalah perayaan Cap Go Meh di kota Muntilan Jateng pada 22 Februari, disusul acara lain. Menbudpar Jero Wacik ketika menerima Panitia Penyelenggara dan Pengurus Tidar Heritage Foundation di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (19/2), mengharapkan 11 even internasional ini akan menjadi ajang peran serta masyarakat dalam mensukseskan Viisit Indonesia Year 2008, yang pada giliraannya mensejahterakan rakyat melalui kegiatan kepariwisataan. 

Sementara Ketua Yayasan Tidar Heritage Foundation, Sutriman, mengatakan tujuan diselenggarakannya acara ini untuk mengembalikan kejayaan Borobudur di masa lampau dan menjadikannya sebagai pusat studi budaya, dan komunikasi lintas agama, serta menjadi tujuan wisata terbesar di dunia.

Revitalisasi yang dimaksud adalah bagaimana menjadikan Borobudur sebagai sumber ekonomi untuk kesejahteraan rakyat menggerakkan perekonomian dan meningkatkan citra Indonesia yang mempunyai budaya tinggi dan sebagai negara yang aman dan damai.

Selain acara Paskah dan Cap Go Meh, event lain yang akan digelar antara lain Peringatan Kelahiran Isa Al Masih, event kebudayan Penangkapan Pangeran Diponegoro, acara Aji Soko ke Jawa, dan even lain seperti lomba lari 10K Borobudur dan pameran lukisan Oey Hong Djien yang mengusung tema ´Save Indonesia Heritage´. (M2-08)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau