ROMA, SELASA - Eforia melanda AS Roma menyusul keberhasilan mereka meraih kemenangan krusial di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Saat menjamu Real Madrid, Selasa (19/2) atau Rabu (20/2) dinihari WIB, Giallorossi menang 2-1.
Amantino Mancini jadi pahlawan il Lupo. Golnya pada menit ke-58 membuat suasana mencekam yang sempat menghantui Olimpico berubah menjadi sukacita diiringi sorak sorai karena Roma membuka peluangnya untuk membuat sejarah baru, lolos ke babak delapan besar kompetisi nomor satu di Eropa tersebut.
Sebelumnya, Raul Gonzales sempat membungkam Romanisti pada menit kedelapan. Sentuhan kaki kanan pangeran Santiago Bernabeu itu untuk membelokkan arah bola tendangan Guti Hernandez membuat kiper Doni terkecoh. Gol ini juga sekaligus mengokohkan Raul sebagai top skor sepanjang masa Liga Champions karena sampai sekarang dia sudah mengoleksi 86 gol.
Tapi pada menit ke-25, David Pizarro bisa menyamakan kedudukan. Bola tendangana keras pemain dengan tubuh gempal itu dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau kiper Iker Casillas.
Kemenangan di Olimpico ini membuat Roma bisa mengakhiri "kutukan" tak pernah menang di kandang, sekaligus memperbaiki rekor mereka saat melawan El Real. Pasalnya, dari enam pertemuan terdahulu, Giallorossi hanya menang satu kali (diperoleh saat bermain di Bernabeu), sekali imbang dan empat kali kalah.
Selain itu, Francesco Totti dkk sudah melebarkan jalan menuju perempatfinal Liga Champions meskipun harapan itu bisa sirna lagi jika mereka kalah pada leg kedua di Bernabeu pada dua pekan mendatang.
Ya, Roma harus hati-hati saat tandang ke markas Real yang kini memimpin klasemen sementara Primera Liga Spanyol. Jika mereka kalah 0-1 maka tiket babak delapan besar jadi milik Los Blancos karena gol Raul di laga ini memiliki arti penting, yakni Real punya modal gol tandang.
Tak ingin mengambil risiko, pelatih Luciano Spalletti menurunkan kekuatan terbaiknya meskipun beberapa pilar utama sedang bermasalah. Totti yang dikabarkan tak fit menjadi starter, begitu pun dengan Daniele De Rossi yang akhirnya bermain meskipun dia terserang flu berat.
Roma mengawali duel ini dengan menyuguhkan permainan agresif. Dukungan Romanisti yang memadati Olimpico menambah semangat Totti dkk yang memang mendominasi jalannya pertandingan sejak kick-off.
Alih-alih membobol gawang lawan, Roma justru kebobolan lebih dulu. Tendangan keras Guti dari luar kotak penalti dibelokkan Raul yang berdiri di depan gawang. Alhasil, si kulit bundar mengecoh Doni yang sudah menjatuhkan badan ke sebelah kiri.
Tertinggal, pasukan Roma bereaksi dengan cepat. Mereka kembali menguasai jalannya pertandingan meskipun Real juga tetap memberikan perlawanan sengit, bahkan sempat mencetak gol lagi lewat Ruud van Nistelrooy namun dianulir karena striker asal Belanda itu lebih dulu terperangkap offside sebelum me-rebound bola tendangan keras Arjen Robben.
Akhirnya, harapan tuan rumah untuk menyamakan skor terwujud pada menit k-25. Serangan bertubi-tubi membuat lini belakang El Real kocar-kacir sehingga Pizarro punya ruang tembak yang bagus untuk menghasilkan gol penyama kedudukan yang bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, Real yang dalam laga tersebut tak diperkuat tiga pilar utama yang sedang bergelut dengan cedera, Pepe, Wesley Sneijder dan Robinho, tetap kesulitan mendobrak pertahanan tuan rumah. Malah, gawang Casillas kebobolan lagi pada menit ke-58.
Gol ini hasil kreasi Totti. Kapten sekaligus pangeran Roma ini melakukan penetrasi untuk menembus tembok pertahanan Real, sebelum menyodorkan umpan terobosan yang bisa dimanfaatkan dengan sempurna oleh Mancini untuk menghasilkan gol yang membuat Roma unggul 2-1 yang bertahan sampai pertandingan usai. (CH4/LOU)
- Susunan pemain
Roma: Doni; Panucci (Tonetto 67), Mexes, Juan (Ferrari 76), Cassetti; De Rossi, Pizarro (Aquilani 62); Giuly, Perrotta, Mancini; Totti
Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Cannavaro, Heinze, Torres; Diarra (Drenthe 79); Guti, Gago, Robben (Julio Baptista 79); Raul, Van Nistelrooy
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang