SINGAPURA, KAMIS - Saham-saham Singapura dibuka naik, Kamis (21/2), setelah Wall Street rebound tadi malam di tengah optimisme bahwa the Federal Reserve akan masih menurunkan suku bunga utamanya dalam pertemuan bulan depan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS, sekalipun inflasi terus meningkat.
Sementara, seperti dikutip dari Antara, acuan harga minyak mentah jenis light sweet di New York Mercantile Exchange naik 73 sen pada rekor 100,74 dollar AS per barrel, tidak menghapus ekspektasi para investor terhadap penurunan suku bunga the Fed, karena pada pertemuan bulan lalu, the Fed tidak menampkaan kekhawatiran berlebihan tentang inflasi.
Laporan pertemuan bulan lalu, mencatat meski terdapat tanda-tanda inflasi meningkat, sebagian besar pembuat kebijakan melihat bahwa masakah substansial adalah menambah pelonggaran moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pada pukul 09.10 waktu setempat (0110 GMT), acuan Straits Times Index naik 40,39 poin atau 1,3 persen pada 3.067,22.
Saham naik mengungguli saham turun, 176 terhadap 35 dengan 1.532 saham tak berubah.Terdapat 60 juta saham diperdagangkan senilai 59 juta dollar Singapura. (1 dollar AS senilai 1,41 dollar Singapura)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang