TOLEDO, OHIO, KAMIS – Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik John McCain menegaskan, dirinya akan tetap maju dalam pertarungan menuju kursi tertinggi di Gedung Putih. Hal ini terkait dengan terbongkarnya skandal McCain dengan seorang wanita bernama Vicki Iseman.
“Saya akan tetap maju,” ungkap McCain. “Saya telah mengabdikan hidup saya selama lebih dari separuh abad. Dan selama itu pula tak ada satu hal pun yang saya lakukan yang bias mengkhianati kepercayaan publik pada saya,” kata mantan senator Arizon untuk empat periode dan mantan pilot angkatan bersenjata AS itu.
Sebelum mengungkapkan tekadnya itu, McCain kembali menegaskan bantahannya. Seperti yang sebelumnya, ia menilai upaya itu dilakukan untuk mencemarkan namanya di tengah kancah persaingan menuju Gedung Putih.
Vicki Iseman adalah seorang pelobi undang-undang bagi orang-orang yang sering berurusan dengan Komite Perdagangan Senat, yang dulu sempat diketuai McCain. Klien-klien Vicki turut menyumbang puluhan ribu dolar ke dalam kampanye McCain.
Lebih jauh McCain mengaku, bahwa hubungannya dengan Vicki tak lebih dari hubungan pertemanan belaka. (AP/GLO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang