Wall Street Anjlok

Kompas.com - 22/02/2008, 07:46 WIB

NEW YORK, KAMIS - Pasar saham Amerika Serikat, Wall Street, perdagangan Kamis (21/2) waktu setempat anjlok, karena adanya kekhawatiran baru bahwa ekonomi AS akan terperosok ke dalam resesi. Saham-saham turun setelah the Federal Reserve Philadelphia melaporkan manufaktur regional turun lebih dari yang diharapkan. Berita buruk lainnya adanya laporan yang menyebutkan penurunan indikator utama ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 142,96 poin atau 1,15 persen pada 12.284,30.  Indeks komposit Nasdaq melemah 27,32 poin atau 1,17 persen menjadi 2.299,78 sementara indeks Standard & Poor’s 500 berakhir turun 17,50 poin atau 1,29 persen pada 1.342,53.

Pelaku pasar mengatakan berita ekonomi harian telah menekan optimisme pasar. Ekonom Global Insight dalam ulasannya mengatakan bahwa ekonomi AS dalam tahapan awal resesi. Sebuah lembaga riset swasta, The Conference Board, mengatakan Kamis, bahwa indeks dari Leading Economic Indicators turun 0,1 persen pada Januari. "Perubahan pada Leading Index, termasuk lama, intensitas dan penyebaran di seluruh pasar, memberikan kesan pertumbuhannya ke depan terus melemah.
    
Lembaga riset mengutip jatuhnya  harga saham dan turunnya permintaan  ijin pembangunan rumah sebagai pertimbangan utama jatuhnya indeks.

Sementara itu, Federal Reserve Philadelphia merilis laporan penurunan kegiatan manufaktur regional yang juga menekan Wall Street. "Aktivitas sektor manufaktur regional terus melemah pada bulan ini," sebutnya..
    
Laporan-laporan itu memberikan kesan momentum ekonomi masih berada di bawah tekanan setelah pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) melambat selama kuartal keempat 2007 menjadi 0,6 persen (tahunan). "Apakah ekonomi dalam resesi? Banyak dan banyak data menunjukkan arah itu," kata pengamat Joel Naroff, kepala Naroff Economic Advisors.

Para pelaku pasar mengatakan melemahnya ekonomi kemungkinan akan mendorong the Federal Reserve untuk memangkas suku bunga utama pada pertemuan kebijakan bulan depan. The Fed telah menurunkan suku bunga pinjaman sejak September dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.

Banyak pengamat ekonomi memperkirakan bank sentral sedikitnya akan menurunkan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan dewan kebijakan 18 Maret. The Fed telah menurunkan suku bunga utama jangka pendek federal funds  225 basis poin menjadi 3,00 persen sejak September. (AP/AFP)
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau