Harga Kopi Naik, Petani bergairah

Kompas.com - 23/02/2008, 01:44 WIB

PALU, JUMAT - Petani kopi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah kini mulai bergairah karena sejak memasuki Februari 2008 ini harga kopi jenis Robusta terus meningkat hingga mencapai Rp16.000/kg.

Salah seorang petani kopi yang mempunyai kebun di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Donggala, Arnold, Jumat, mengatakan, sejak awal Februari 2008 ini harga kopi sudah mulai naik dari sebelumnya hanya Rp10.000-12.000/kg kini melonjak tajam menjadi Rp16.000/kg.

Ia mengaku sebelumnya sempat kecewa melihat harga kopi tak kunjung meningkat pada musim panen besar Februari sampai Maret ini malah biasanya jika musim panen tiba harga kopi mulai turun.

Namun kenyataannya harga kopi malah meningkat, ujar Arnold yang didampingi beberapa petani kopi lainnya.

Disamping harganya meningkat hasilnya pun juga sedikit meningkat jika dibandingkan tahun lalu kemungkinan karena musim kemarau tidak terlalu kering.

Sementara itu Pimpinan UD Jaya Tani, Beni (41), pedagang pengumpul hasil Bumi di Kota Palu membenarkan sejak awal Februari hingga sekarang harga kopi mengalami peningkatan.

"Tahun lalu sejak Juni petani sudah mulai panen, namun tahun ini, petani kopi mulai panen baru pada Februari hingga April," katanya.

Hingga saat ini harga kopi jenis Robusta kualitas bagus masih tetap bertahan di harga Rp16.000/kg, sedangkan kopi asalan masih bertahan di harga Rp12.000/kg.

Saat ini, ia mengaku, bisa mengumpulkan kopi sebanyak tujuh ton setiap harinya, kopi yang masuk di gudangnya kebanyakan dari dataran Kulawi, Lindu, dan Kecamatan Palolo di wilayah Kabupaten Donggala.

Beni memperkirakan, sampai awal Maret 2008 ini, pasokan kopi dari sentra-sentra produksi masih akan banyak karena pada bulan itu petani masih dalam keadaan panen.

"Mudah-mudahan saja harga kopi tetap bertahan seperti ini sehingga perekomonian di wilayah produksi tetap stabil dengan perputaran uang yang tidak sedikit," ujarnya.(ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau