JAMBI, SENIN - Kabut asap masih terjadi di langit Kota Jambi. Namun, ketebalannya makin menurun karena hujan turun sepanjang Minggu malam kemarin.
Menurut Kurnianingsih, Koordinator Prakiraan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Jambi, kabut asap kiriman dari Riau masih terdapat di Jambi. "Namun persentasenya lebih kecil dibanding kemarin (Minggu)," ujarnya, Senin (25/2).
Tidak seperti Minggu pagi lalu, jarak pandang hari Senin relatif normal sejak pagi. Mulai pukul 07-09.00, jarak pandang mencapai lima hingga sembilan kilometer. Sedangkan sekitar 13.00, jarak pandang mencapai 10 kilometer.
Langit di atas Kota Jambi hampir sepanjang hari, cenderung berawan. Satelit NOAA yang dibaca petugas Pusat Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (Pudakarlahut) Provinsi Jambi, tidak dapat mendeteksi adanya titip api, karena langit diselimuti awan dan kabut. "Hari ini data titip api di Jambi tidak dapat terpantau," ujar Doni Osmon, petugas di Pusdakarlahut.
Berdasarkan prakiraan BMG, intensitas hujan di Jambi akan cenderung lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Ini diharapkan dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya kebakaran lahan. (ITA)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang