Hari ini, Putusan Kasus Tukar Guling Bulog vs Goro

Kompas.com - 28/02/2008, 07:38 WIB

JAKARTA, KAMIS - Setelah menjalani proses persidangan lebih dari setengah tahun, akhirnya kasus perdata gugatan Perum Bulog melawan PT Goro Batara Sakti (tergugat 1), Hutomo Mandala Putra (tergugat 2), Ricardo Gelael (tergugat 3) dan Beddu Amang (tergugat 4) akan memasuki tahap akhir.

Hari Kamis (28/2) ini, Majelis Hakim PN Jakarta Selatan yang diketuai Aswandi akan membacakan putusannya atas kasus tersebut.Gugatan Bulog terhadap PT Goro Batara Sakti karena merasa dirugikan dalam kasus tukar guling (ruislag) gudang Bulog seluas 150 hektare di Marunda, Jakarta Utara.

Bulog menuntut ganti rugi materiil sebesar Rp 244 miliar, immateriil Rp100 miliar dan bunga atas ganti rugi materiil dan immateriil sebesar 206,52 miliar. Tommy Soeharto adalah komisaris dan pemilik 80 persen saham Goro, Ricardo Gelael merupakan Direktur Goro dan pemilik 20 persen saham Goro, sementara Beddu Amang adalah Mantan Kabulog pada saat kasus itu terjadi.

Dalam prosesnya, Tommy Soeharto sempat melayangkan gugatan balik (gugatan rekonpensi) kepada Perum Bulog pada 27 Desember 2007 lalu. Ia menilai kasus gugatan Bulog telah merugikan bisnisnya. Tak tanggung-tanggung, Tommy menuntut ganti rugi yang mencapai Rp10 triliun. Dengan rincian, atas kerugian materiil yang dialami, Tommy mengajukan ganti rugi sebesar 985 juta dollar AS atau setara dengan Rp 9,259 triliun.

Ganti rugi atas kerugian immateriil sebesar Rp 1 triliun. Juga permintaan sita jaminan atas sejumlah aset Bulog (diantaranya Gedung Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Kantor Bulog di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan). (ING)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau