Mandiri Mulai Kehabisan Kuota ORI 004

Kompas.com - 29/02/2008, 12:36 WIB

Laporan wartawan Kompas Orin Basuki

JAKARTA, JUMAT - Memasuki hari keempat masa Penjualan obligasi negara ritel atau ORI seri 004, Bank Mandiri melewati angka Rp 1,5 triliun antara 25-28 Februari 2008. Hal ini berarti telah melewati penjualan ORI seri 001 sampai 003 sebelumnya.
 
Pada ORI003 Bank Mandiri berhasil membukukan Rp1,33 triliun dengan market share 14,53 persen dari total penjualan nasional sebesar Rp 9,4 triliun. Sedangkan untuk ORI001, berhasil mencapai penjualan Rp 912 milyar dengan market share 27,78 persen dari total penjualan Rp 3,28 triliun. Adapun pada ORI002 dibukukan Rp 866 milyar dengan market share 13,90 persen dari total penjualan nasional Rp6,23 triliun.
 
Senior Vice President Wealth Management Group Head Bank Mandiri Heri Gunardi di Jakarta, Jumat (29/2), mengatakan, sampai dengan hari keempat Bank Mandiri sementara telah membukukan lebih dari Rp1,5 triliun. Strategi penjualannya dilakukan di 10 Kantor Wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia sesuai dengan prospeknya serta memanfaatkan 956 jaringan kantor cabang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau