Kejagung Tak Takut Hadapi Gugatan Tommy

Kompas.com - 29/02/2008, 15:45 WIB
 JAKARTA, JUMAT-  Kejaksaan Agung (Kejagung) siap menghadapi gugatan yang akan diajukan Tommy Soeharto yang kecewa atas pembekuan uangnya di Guernsey senilai 36 juta Euro oleh Jaksa Pengacara Negara Kejagung.
 
Kejagung juga akan mengajukan Banding atas vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak seluruh gugatan dalam ruislag tanah antara Bulog dengan PT Goro Batara Sakti.
 
"Ngak apa-apa. Silakan (Tommy ajukan gugatan). Kita hadapi saja, masak takut," tegas Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Untung Udjie Santoso, Jumat (29/2).
 
Menurut Untung Udjie, pembekuan uang milik Tommy di Guernsey dilakukan semata-mata demi menyelamatkan uang milik negara. "Semangat kita bagaimana menyelamatkan uang negara," tegasnya.
 
Mengenai ditolaknya seluruh gugatan JPN Kejagung dalam kasus ruislag tanah Bulog-Goro, Untung menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mengajukan banding. Namun sebelum Banding diajukan, pihaknya akan berkonsultasi dulu dengan Perum Bulog sebagai pemberi kuasa. "Pasti kita banding," lanjutnya.
 
Menurut Untung, majelis hakim PN Jaksel sebenarnya sependapat dengan JPN bahwa dalam ruislag tersebut telah terjadi perbuatan melawan hukum. Yang menjadi ganjalan Kejagung, majelis menyatakan uang ganti rugi yang dibayarkan dua dari empat tergugat yakni Ricardo Gelael dan Beddu Amang, seharusnya tidak dimasukkan sebagai bagian pembayaran dalam gugatan perdata.
 
Justru, dalam gugatan perdata, penggugat bisa mengajukan ganti rugi, bunga sekaligus keuntungan-keuntungan yang seharusnya bisa diterima penggugat. (Persda Network/yls)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau