Minyak Goreng Beri Andil Positif Inflasi DIY

Kompas.com - 03/03/2008, 19:24 WIB

YOGYAKARTA, SENIN - Kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan Februari di antaranya minyak goreng, tempe dan tahu telah memberikan andil positif terhadap laju inflasi Yogyakarta. Selama Februari 2008, inflasi kota Yogyakarta sebesar 1,01 persen.  

Pada bulan Februari 2008 ini kota Yogyakarta masih mengalami inflasi yang cukup tinggi seperti pada bulan sebelumnya. "Hal ini disebabkan oleh kenaikan tarif rumah sakit, upah tukang bukan mandor, harga minyak goreng dan cabe merah," ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, R Bagus Rahmat Susanto, Senin (3/3), saat menyampaikan berita resmi statistik di kantor BPS DIY.

Bagus mengungkapkan, untuk inflasi kalender Januari-Februasi 2008 mencapai 2,28 persen. Ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,43 persen.

Lebih rinci Bagus menyampaikan, komoditas yang memberikan sumbangan positif sehingga mendorong laju infasi umum kota Yogyakarta antara lain, tarif rumah sakit sebesar 0,13 persen, tarif tukang bukan mandor menyumbang 0,11 persen, minyak goreng dan cabe merah masing-masing berkontribusi 0,10 persen. Selain itu, mi kering instan 0,09 persen, tempe 0,08 persen, tahu mentah 0,06 p ersen, cabe rawit dan kue basah 0,05 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau