Ratusan Pemilik Kayu Bulat Demo Bupati

Kompas.com - 04/03/2008, 18:26 WIB

KETAPANG, SELASA -  Sekitar 200 pemilik 34.500 batang kayu log yang disita Tim Gabungan Pemberantasan Illegal Logging Kapuas Hulu, Selasa (4/3), berdemonstrasi di Kantor Bupati Kapuas Hulu.

Mereka yang merupakan warga dari lima kecamatan di sepanjang daerah aliran Sungai Kapuas di Kabupaten Kapuas Hulu tersebut menuntut pembebasan 33 rekannya yang dijadikan tersangka dan ditahan di Kepolisian Resor Sintang, serta pengembalian ribuan kayu yang disita tim gabungan tersebut.

Alexius Tomo, warga Kecamatan Embaloh Hilir yang menjadi juru bicara warga, saat dihubungi menyatakan, ratusan warga datang ke Kantor Bupati Kapuas Hulu sekitar pukul 9.00 menggunakan lima perahu motor. Sejumlah perwakilan warga ditemui Wakil Bupati Kapuas Hulu Y Alexander yang merupakan Ketua Tim Pemberantasan Illegal Logging Kapuas Hulu.

"Kami menuntut warga yang ditahan di Kepolisian Resor Sintang. Kami juga minta kayu milik warga yang disita juga dikembalikan ke warga," kata Tomo.

Menanggapi tuntutan tersebut, Alexander menyatakan, pembebasan warga yang ditahan tidak mungkin dilakukan karena penanganan kasus hukumnya dilakukan Polres Sintang. Sementara ia juga tidak mungkin memenuhi tuntutan warga yang meminta ribuan kayu yang disita tim gabungan itu dikembalikan ke warga, mengingat kasus ini sudah mengemuka hngga tingkat nasional.

Alexander mengatakan akan menyampaikan aspirasi warga tersebut ke gubernur dan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat untuk meminta petunjuk penanganan selanjutnya agar tidak terjadi konflik sosial.

Meski tidak puas dengan apa yang disampaikan Alexander, warga akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 12.00.

Sementara itu ratusan warga yang sebelumnya membawa ribuan kayu bulat tersebut di Sungai Kapuas, sejak seminggu yang lalu sudah meninggalkan rakitnya. Selain karena persedian bahan makanan sudah habis, mereka juga khawatir dijadikan tersangka. Akibatnya, sebagian rakit kayu bulat itu tenggelam dan tercerai-berai.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau