LONDON, SELASA - Gelandang Chelsea Frank Lampard selamat dari hukuman larangan tiga kali bertanding setelah federasi sepak bola Inggris (FA) menganulir kartu merah yang diberikan wasit kepadanya. Keputusan itu diambil setelah wasit Peter Walton menyatakan kepada komisi disiplin FA bahwa ia dan asistennya telah melakukan kesalahan karena telah memberi kartu merah kepada Lampard.
Lampard diganjar kartu merah karena mendorong pemain belakang West Ham United Luis Boa Morte, Minggu (2/3). Komisi disiplin kemudian memutuskan bahwa pemberian kartu merah itu sebagai keputusan yang "sangat dan benar-benar" keliru. Berdasarkan aturan UEFA, pemain dapat diberi kartu merah jika melakukan pelanggaran yang membahayakan lawan serta melakukan kontak pada dan di atas leher lawan. Adapun Lampard "hanya" mendorong pundak Boa Morte.
Dengan keputusan ini, Lampard dapat memperkuat The Blues saat menghadapi Barnsley di Piala FA, pekan depan. Pemain berusia 29 tahun itu juga berkesempatan membalas kekalahan Chelsea dari Tottenham Hotspur di Piala Liga, pekan lalu, dalam pekan ke-31 Liga Inggris, Rabu (19/3).
Sebaliknya, komdis justru menolak permohonan pembatalan sanksi atas pemain Middlesbrough Jeremie Aliadiere. Aliadiere mendapat kartu merah dan diberi sanksi larangan bermain sebanyak empat kali karena menampar wajah Javier Mascherano, Sabtu (23/2). Komdis bakan menaikkan larangan bermain bagi Aliadiere menjadi sebanyak empat kali. Aliadiere pun harus absen dalam laga Piala FA melawan Sheffield United, Kamis (5/3).
Dalam pernyataannya, komdis menyebutkan,"Komisi memutuskan bahwa klaim (pembatalan sanksi atas Aliadiere) adalah tindakan sembrono dan justru menambah hukuman bagi Aliadiere dari tiga kali menjadi empat kali."
Keputusan ini mungkin akan menimbulkan kecemburuan bagi klub-klub lain. Kepala eksekutif The Boro Keith Lamb menilai keputusan pembatalan sanksi itu hanya berlaku bagi klub-klub besar seperti Chelsea, tapi tidak bagi tim lain seperti timnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang