CIANJUR, RABU - Harga minyak goreng di Cianjur terutama di tingkat pengecer di beberapa wilayah di Cianjur Selatan, Rabu, mencapai angka paling fantastis, Rp16.000 per kg.
Gunawan (42) Warga Rt. 01/01 Desa Cikangkareng Kecamatan Cibinong Cianjur Selatan, Rabu, mengungkapkan harga minyak goreng sejak sepekan terakhir ini terus melonjak mulai dari Rp12.800 hingga mencapai Rp16.000 tiap kg.
"Beberapa hari lalu harga minyak goreng di daerah kami sudah mencapai Rp. 14.000 per kilogram. Kondisi ini tentu sangat memberatkan karena sudah tak terjangkau, karena harga minyak goreng hampir setara dengan upah harian menjadi buruh tani," kata Gunawan.
Tingginya harga minyak goreng di wilayah Cianjur Selatan juga dipicu oleh kondisi jalan yang rusak hampir di tiap-tiap peloksok di daerah ini. Akibatnya, ongkos angkut minyak goreng dari penyalur di pusat kota menjadi sangat tinggi .
"Ya untuk membawa belanjaan dari kota ongkosnya kan lumayan, apalagi harus memakai ojek. Jadi wajar bila harga sembako juga menjadi sangat mahal," kata Wawan (33) warga lainnya.
Di sejumlah pasar induk tradisional seperti di pasar Induk Cianjur dan pasar lainnya harga minyak goreng curah masih dalam kisaran Rp. 13.800 sampai Rp. 14.500. Harga yang fluktuatif setiap saat membuat harga minyak goreng sulit ditebak. Bagi para konsumen tergantung pintar-pintar orang menawar.
"Kalau membelinya partai besar atau untuk dijual kembali, harga minyak goreng masih stabil berkisar Rp. 11.800 per kilogram, " kata Tata salah seorang pedagang di Pasar Induk Cianjur. (ANT)