WASHINGTON, KAMIS - Meski kalah di tiga negara bagian dalam pemilihan pendahuluan Selasa (4/3), Barack Obama tetap bisa mempertahankan selisih perolehan delegasinya dari Hillary Clinton.
Obama juga menuding kampanye negatif oleh kubu Clinton menjadi penyebab kekalahannya di Ohio, Texas dan Rhode Island itu. Dalam pertarungan Selasa itu, Clinton berhasil menambah 185 delegasi sedangkan Obama 173 delegasi. Sehingga total delegasi yang mereka kumpulkan, Obama masih memimpin dengan 1.567 delegasi sedangkan Clinton 1.462 delegasi. Untuk mendapatkan nominasi Partai Demokrat masing-masing harus mengumpulkan minimal 2.025 delegasi.
Dengan selisih sebesar itu, kemenangan Clinton di tiga negara bagian itu tidak banyak menjanjikan kemenangan lebih lanjut, kecuali semangatnya yang kembali naik. Namun Partai Demokrat juga tidak bisa segera menentukan jagonya hingga konvensi Agustus mendatang.
Obama pun langsung melancarkan serangan terhadap Clinton dengan membalik kritik yang pernah dilontarkan mantan ibu negara itu kepadanya, yaitu soal pengalaman dalam kebijakan luar negeri.
"Apakah dia pernah menegosiasikan kesepakatan? Pernah menangani krisis? Jawabannya adalah 'tidak'. Dia membuat rangkaian argumen untuk mengatakan bahwa dialah kandidat superior. Saya pikir argumen itu perlu dikaji ulang," kata Obama, Rabu (5/3) atau Kamis (6/3) waktu Indonesia.
Obama mengatakan kampanye-kampanye negatif Clinton terhadapnya dua pekan terakhir berandil pada kekalahannya dalam pertarungan Selasa itu. "Khususnya dalam konteks, bahwa media terlalu keras kepadanya, tetapi bersahabat dengan saya," ujar Obama kepada wartawan di atas pesawat yang membawanya pulang ke Chicago dari San Antonio.
Pertarungan berikutnya adalah pemilihan pendahuluan di Pennsylvania pada 22 April. Dengan begitu masih cukup waktu bagi Obama dan Clinton untuk berkampanye dan mencari dukungan pribadi dari delegasi super.
Namun dari perhitungan terakhir, tidak ada satupun dari kedua kandidat itu yang bisa mendapatkan nominasi dari pemilihan pendahuluan dan kaukus tanpa bantuan dari hampir 800 delegasi super. Artinya, tiket maju ke Gedung Putih hanya bisa diberikan dalam konvensi Agustus nanti, karena delegasi yang tersisa tidak cukup untuk memenuhi angka 2.025.
Delegasi yang disediakan di Florida dan Michigan dinyatakan hangus oleh Komite Nasional Demokrat karena kedua negara bagian itu menggelar pemilihan di luar jadwal yang ditetapkan secara nasional. Baik Obama maupun Clinton tidak berkampanye di kedua negara bagian itu, bahkan nama Obama tidak tercantum dalam surat suara. Namun kubu Clinton mengupayakan agar delegasi di kedua wilayah itu dihitung.(AP)