Maldini: Saya Belum Mau Pensiun!

Kompas.com - 07/03/2008, 16:55 WIB

MILAN, JUMAT - Langkah AC Milan di pentas Liga Champions terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Arsenal yang menang agregat 2-0. Artinya, ini adalah penampilan terakhir Paolo Maldini di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut karena bek kiri itu akan pensiun akhir musim nanti.

Benarkah? Ternyata tidak, karena Maldini menegaskan bahwa dia masih ingin bermain lagi. Pemain yang sudah masuk daftar pemain legendaris Rossoneri itu merasa kondisi fisiknya masih cukup fit untuk bermain beberapa musim lagi..

"Saya masih punya cukup tenaga. Beberapa bulan lalu, lututku memang terasa sakit. Bahkan tahun lalu saat akhir musim, kedua lututku ini sulit ditekuk," ungkap Maldini kepad Sky Sport Italia seperti dilansir Goal, Jumat (7/3).

"Saya masih ingin terus bermain karena lingkunganku memberikan dukungan kepada saya untuk bermain beberapa tahun lagi," tambah pemain yang pada 26 Juni nanti genap berusia 40 tahun.

Memang, Maldini sempat menuturkan rencananya untuk gantung sepatu pada akhir musim nanti karena dia sering dibekap cedera. Tapi seiring perkembangan fisik di mana rasa sakit di lututnya sudah hilang, Maldini merevisi kembali rencana tersebut

"Tiga bulan lalu, kondisi saya tak bagus dan saya mengatakan untuk berhenti karena harus menjalani operasi. Tetapi sekarang, saya merasa lebih baik dan saya bermain di posisi yang membuat saya tak perlu bermain lama," terang Maldini yang sepanjang kariernya sudah bermain lebih dari 1.000 kali--untuk Milan dan timnas Italia.

Maldini masih sering jadi pilihan utama. Tetapi, pemain veteran yang kini ditempatkan sebagai bek kiri itu tak selalu bermain di tiap pertandingan karena staminanya tentu saja tak memadai lagi. b

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau