JAKARTA, MINGGU - Paus umumnya memiliki kulit berwarna hitam keabu-abuan. Namun, seekor paus pembunuh yang terekam di sekitar Keulauan Aleutian, Alaska, sangat unik dengan warna kulit putih.
"Saya sudah mendengar tentang paus ini, namun kami belum pernah berhasil menemukannya," ujar Holly Fearnbach, peneliti biologi dari Laboratorium Mamalia Laut Nasional, NOAA, di Seattle, AS, Kamis (6/3). Ia memotret paus yang langka tersebut saat melakukan survei menggunakan kapal Oscar Dyson milik National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA).
Paus 'bule' tersebut muncul di lokasi perairan yang berjarak tiga kilometer dari Gunung Kanaga pada 23 Februari 2008. Para peneliti memperkirakan hewan tersebut berjenis kelamin jantan dewasa dengan panjang tubuh antara 7-9 meter dan berat 4.500 kilogram.
"Saat Anda melihtanya pertama kali, ia jelas putih," ujar John Durban, peneliti lainnya dari Pusat Sains Kelautan Alaska, NOAA. Bagian ujung siripnya putih, namun bagian tubuh di bawah siripnya kekuning-kuningan hingga coklat muda. Paus tersebut mungkin bukan albino murni.(AP/WAH)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang