JAKARTA, SENIN - Seiring performanya yang tak kunjung membaik seperti pada musim perdananya di Nou Camp, Ronaldinho dikabarkan akan didepak dari Barcelona. Jika hal itu terwujud pada akhir musim ini, ke mana tujuan playmaker Brasil tersebut?
Tak ada yang bisa menebak kecuali Ronaldinho sendiri. Pasalnya, mantan pemain PSG ini sudah secara terang-terangan tak mau bermain untuk tiga klub elite Eropa yang meminangnya, yakni Chelsea, AC Milan dan Inter Milan.
Padahal, klub-klub tersebut punya minat sangat besar "menampung" Ronaldinho jika Barca sudah tak puas dengan kinerja 'si rambut kriwil' tersebut. Bahkan, Chelsea menempatkan Ronaldinho di posisi teratas daftar pemain buruannya pada musim panas nanti.
Ya, Roman Abramovich sangat menyukai tipe pemain seperti Ronaldinho yang penuh dengan aksi-aksi menawan. Karena itu, taipan Rusia yang merupakan pemilik Chelsea tersebut siap menggelontorkan dana dalam jumlah berapa pun jika Barcelona menjual dan sang pemain tertarik menjadi skuad The Blues.
Namun harapan itu sepertinya bakal sia-sia karena Ronaldinho menegaskan dia takkan pindah ke Stamford Brige jika Barcelona melegonya. Gelandang berusia 27 tahun itu punya alasan, karena gaya permainan Chelsea tidak sesuai harapannya, bahkan dia pernah jadi 'korban'.
Ungkapan Ronaldinho merujuk pertemuan kedua tim di pentas Liga Champions pada musim 2005/06 dan 2006/07. Waktu itu, dia merasa "dianiaya" para pemain Chelsea.
"Saya tahu Chelsea menginginkan saya, tetapi mereka adalah klub yang tak ingin saya bela. Ketika berhadapan dengan mereka di Liga Champions, mereka lebih dulu menendang kaki saya sebelum berusaha merebut bola," ungkap Ronaldinho.
"Permainan semacam itu tak saya inginkan dan jika itu terjadi saya harus mengatakan 'tidak, terima kasih'. Saya juga mau mengatakan terima kasih kepada Inter atau AC Milan yang tertarik mendapatkanku, tetapi saya tak mau bergabung dengan mereka. Saat ini, saya hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi Barcelona," pungkasnya.
Akhir pekan kemarin, Ronaldinho juga ikut memperkuat Barca saat menjamu Villarreal. Sayang, performanya belum sesuai harapan dan Barca pun akhirnya kalah 1-2 sehingga mereka kini semakin tertinggal dari pimpinan klasemen sementara, Real Madrid. (GOAL/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang