NEW YORK,SENIN - Pasar saham Amerika Serikat, Wall Street, Senin (10/3) waktu setempat, terpuruk ke posisi terendah sejak 2006, seiring dengan harga minyak yang terus melambung menembus 108 dollar AS per barrel dan terseret penurunan saham-saham keuangan di tengah ekspektasi pelambatan ekonomi dan meluasnya krisis kredit perumahan AS yang lebih lanjut mengikis laba mereka.
Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 153,54 poin (1,29 persen) menjadi 11.740,15. Indeks S&P 500 jatuh 20 poin (1,55 persen) ke posisi 1.273,37, turun hampir 19 persen dari rekor 9 Oktober lalu. Indeks komposit nasdaq melemah 43,15 poin (1,95 persen) pada 2.169,34.
Pada perdagangan Senin, harga minyak dunia di New York Mercantile Exchange, kembali mencatat rekor baru dengan ditutup pada 107,90 dollar AS, setelah sempat menyentuh 108,21 dollar AS.
Sementara seperti dikutip Bloomberg, raksasa keuangan Bear Stearns Cos mencatat kerugian terbesar sejak 1987. Sedangkan perusahaan penyedia kredit perumahan terbesar AS, Fannie Mae dan Freddie Mac menderita kerugian lebih dari 11 persen.Bank-bank mencatat kerugian 188 miliar dolar AS terkait kredit perumahan dan para analis memperkirakan laba untuk anggota indeks S&P 500 akan turun pada kuartal ini dan kuartal mendatang.
Penyitaan rumah di AS mencapai sekitar 1,5 juta rumah pada 2007, meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya 900.000 penyitaan rumah, Brookings Institution melaporkan baru-baru ini.
Mark Zandi, seorang ekonom Moody’s memperkirakan sekitar 2 juta keluarga akan kehilangan rumah mereka hingga 2009. Zandi juga memproyeksikan nilai perumahan akan jatuh 20 persen, menjadikan 14 juta keluarga dengan ekuitas negatif pada rumah-rumah mereka, kata laporan the Brookings.
Bloomberg melaporkan bahwa acuan untuk saham-saham AS telah mendekati apa yang disebut "bear market", yang ditandai dengan sebuah penurunan sedikitnya 20 persen dari sebuah posisi puncak.
Di pasar uang, mata uang AS meningkat terhadap euro menjadi 65,18 sen euro dari 65,11 sen euro pada Jumat, namun turun terhadap mata uang Jepang menjadi 101,80 yen dari 102,66 yen pada Jumat.
Sementara harga emas turun 2,40 dolar AS menjadi 971,80 dollar AS per ons.(AP/ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang